Friday, August 21, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home Internasional

Ford PHK 4.000 Karyawan di Eropa, Industri Otomotif Terseret Krisis

admin by admin
November 22, 2024
in Internasional
0
Ford PHK 4.000 Karyawan di Eropa, Industri Otomotif Terseret Krisis
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Perusahaan otomotif raksasa asal Amerika Serikat, Ford, mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 4.000 karyawannya di Eropa. Sebagian besar PHK terjadi di Jerman dan Inggris, menjadi pukulan baru bagi industri mobil di benua tersebut.

“Perusahaan telah mengalami kerugian yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir,” ujar Ford dalam pernyataannya, Kamis 21 November 2024, seperti dikutip dari AFP.

Manajemen Ford menjelaskan bahwa peralihan industri ke kendaraan listrik dan meningkatnya persaingan global menjadi faktor utama keputusan ini. Rincian PHK mencakup 2.900 karyawan di Jerman, 800 di Inggris, dan 300 lainnya di wilayah Eropa barat hingga akhir 2027.

Wakil Presiden Ford Eropa, Dave Johnston, menegaskan pentingnya langkah tersebut. “Tindakan sulit namun tegas ini diperlukan untuk memastikan daya saing Ford di masa depan di Eropa,” ungkapnya.

Selain itu, Ford juga berencana menyesuaikan produksi model Explorer dan Capri. Penyesuaian ini akan berdampak pada pengurangan jam kerja di pabrik Cologne, Jerman, pada kuartal pertama tahun 2025.

Industri otomotif di Eropa kini menghadapi tantangan berat, mulai dari tingginya biaya produksi hingga peralihan ke kendaraan listrik yang berjalan lambat. Kondisi ini diperburuk oleh persaingan ketat dengan pasar utama seperti China.

Ford bukan satu-satunya perusahaan yang terdampak. Sebelumnya, pada September 2024, Volkswagen mengumumkan bahwa mereka sedang mempertimbangkan untuk menutup beberapa pabrik di Jerman, langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Krisis ini menegaskan perlunya strategi baru untuk menghadapi transformasi besar di sektor otomotif. Eropa harus bergerak cepat untuk mengatasi tantangan ini agar tetap kompetitif di pasar global.***

Previous Post

Harga 1 Gram Emas Antam di Pekanbaru Naik hingga Rp12 Ribu, Harga Buyback-nya Naik Lebih Tinggi

Next Post

Puluhan Ribu Anak Terjerat Judi Online, Regulasi Pemerintah soal Gawai Dianggap Masih Mandul

admin

admin

Next Post
Puluhan Ribu Anak Terjerat Judi Online, Regulasi Pemerintah soal Gawai Dianggap Masih Mandul

Puluhan Ribu Anak Terjerat Judi Online, Regulasi Pemerintah soal Gawai Dianggap Masih Mandul

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ketegangan Timur Tengah Reda, Ini Dampaknya bagi Harga BBM Malaysia

Trump Masukkan Selat Hormuz ke Peta AS, Iran Bereaksi Keras

2 days ago
Pemerintah Belum Buka Bantuan Asing untuk Gempa NTT, Ini Kata Mensesneg

Pemerintah Belum Buka Bantuan Asing untuk Gempa NTT, Ini Kata Mensesneg

3 days ago

Trending

1 Warga Tewas, Banjir-Longsor Landa Pulau Nias

1 Warga Tewas, Banjir-Longsor Landa Pulau Nias

5 years ago
Negara Harus Beri Efek Takut Kepada Koruptor

Negara Harus Beri Efek Takut Kepada Koruptor

1 month ago

Popular

1 Warga Tewas, Banjir-Longsor Landa Pulau Nias

1 Warga Tewas, Banjir-Longsor Landa Pulau Nias

5 years ago
Harga Buyback Emas Antam Makin Tinggi, Naik Rp151 Ribu Sejak Awal 2026

Harga Buyback Emas Antam Makin Tinggi, Naik Rp151 Ribu Sejak Awal 2026

1 week ago
Air Terjun Kembar Gitgit Bali Utara, Destinasi Wisata Alam Eksotis yang Cocok untuk Healing

Air Terjun Kembar Gitgit Bali Utara, Destinasi Wisata Alam Eksotis yang Cocok untuk Healing

1 month ago
AS Perketat Robot Humanoid China, Trump Buka Babak Baru Perang Teknologi

AS Perketat Robot Humanoid China, Trump Buka Babak Baru Perang Teknologi

3 weeks ago
Dolar AS Pagi Ini Menguat, Tekan Rupiah ke Level Rp 14.105

Dolar AS Pagi Ini Berada di Level Rp 14.601

5 years ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com