Tuesday, September 22, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home Teknologi

Ledakan AI Picu Krisis RAM dan SSD, Harga PC dan Laptop Terancam Melonjak

admin by admin
January 12, 2026
in Teknologi
0
Ledakan AI Picu Krisis RAM dan SSD, Harga PC dan Laptop Terancam Melonjak
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Industri komputer global tengah menghadapi tekanan baru akibat krisis pasokan RAM dan SSD yang dipicu oleh pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI). Kondisi ini diperkirakan akan berdampak langsung pada kenaikan harga PC dan laptop dalam beberapa waktu ke depan, termasuk di pasar Indonesia.

Lonjakan permintaan komponen memori terjadi seiring masifnya pengembangan server AI, pusat data (data center), dan komputasi berperforma tinggi. Produsen chip memori kini lebih memprioritaskan pasokan untuk kebutuhan AI karena menawarkan margin keuntungan lebih besar dibandingkan pasar konsumen seperti PC dan laptop.

Akibatnya, pasokan RAM dan SSD untuk perangkat konsumen menjadi semakin terbatas. Sejumlah analis industri menyebutkan bahwa ketidakseimbangan antara permintaan dan ketersediaan ini mendorong harga memori terus merangkak naik sejak akhir 2025 dan diperkirakan berlanjut sepanjang 2026.

Dampak krisis ini mulai dirasakan produsen perangkat komputer. Biaya produksi PC dan laptop meningkat karena harga komponen utama, khususnya RAM dan SSD, menyumbang porsi signifikan dalam struktur biaya. Kondisi tersebut membuat produsen hampir tidak memiliki pilihan selain menyesuaikan harga jual ke konsumen.

Tak hanya produsen, konsumen juga berada dalam posisi sulit. Laptop dan PC dengan spesifikasi menengah hingga tinggi berpotensi mengalami kenaikan harga paling signifikan, mengingat perangkat tersebut membutuhkan kapasitas memori besar untuk mendukung multitasking dan aplikasi modern, termasuk fitur berbasis AI.

Situasi ini diperparah oleh strategi produsen chip memori yang lebih selektif dalam memenuhi permintaan pasar. Fokus industri kini bergeser dari volume penjualan ke optimalisasi keuntungan, seiring melonjaknya kebutuhan memori berkecepatan tinggi untuk pelatihan dan operasional model AI skala besar.

Meski demikian, pelaku industri berharap kondisi ini bersifat sementara. Beberapa produsen chip global dikabarkan tengah meningkatkan kapasitas produksi, namun hasilnya diperkirakan baru akan terasa dalam jangka menengah. Hingga saat itu, harga perangkat komputer diproyeksikan tetap berada dalam tren naik.

Bagi konsumen, para analis menyarankan agar lebih cermat dalam merencanakan pembelian perangkat. Membeli perangkat sebelum kenaikan harga lanjutan atau memilih spesifikasi yang sesuai kebutuhan dinilai menjadi langkah rasional di tengah ketidakpastian pasar komponen global.

Krisis RAM dan SSD akibat ledakan AI menandai babak baru dalam industri teknologi, di mana perkembangan kecerdasan buatan tidak hanya membawa inovasi, tetapi juga menimbulkan tekanan serius pada rantai pasok dan harga perangkat elektronik di pasar global.

Previous Post

Pasar Global Bergejolak, Rupiah Berpotensi Menguat Terhadap Dolar AS

Next Post

Bertuahpos Group Sharing Knowledge dengan Satsiber TNI tentang Industri Media dan Ruang Siber

admin

admin

Next Post
Bertuahpos Group Sharing Knowledge dengan Satsiber TNI tentang Industri Media dan Ruang Siber

Bertuahpos Group Sharing Knowledge dengan Satsiber TNI tentang Industri Media dan Ruang Siber

Recommended

Masalah Hunian Makin Kompleks, BTN Tantang 1.500 Inovator Bikin Gebrakan Lewat BTN Housingpreneur Batch 3

Masalah Hunian Makin Kompleks, BTN Tantang 1.500 Inovator Bikin Gebrakan Lewat BTN Housingpreneur Batch 3

4 hours ago
Ekspansi Bisnis Perbankan Digital, BTN Perkuat Kemitraan Strategis dengan Universitas Lampung

Ekspansi Bisnis Perbankan Digital, BTN Perkuat Kemitraan Strategis dengan Universitas Lampung

4 days ago

Trending

Kulit Hewan Kurban Dijual, Apakah Boleh?

Kulit Hewan Kurban Dijual, Apakah Boleh?

5 years ago
Laba Bersih BTN  Konsolidasi Tumbuh 35,89%,  Kredit dan Pembiayaan yang Tembus Rp431 Triliun

Laba Bersih BTN Konsolidasi Tumbuh 35,89%, Kredit dan Pembiayaan yang Tembus Rp431 Triliun

6 days ago

Popular

Kulit Hewan Kurban Dijual, Apakah Boleh?

Kulit Hewan Kurban Dijual, Apakah Boleh?

5 years ago
Resep Bakso Lohoa Udang yang Gurih Segar, Cocok Disantap Saat Berbuka dan Sahur

Resep Bakso Lohoa Udang yang Gurih Segar, Cocok Disantap Saat Berbuka dan Sahur

5 years ago
Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat

Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat

4 weeks ago
BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak

BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak

3 weeks ago
Kuasa Hukum BTN Siap Layangkan Somasi Terkait Klaim Dana Nasabah, Ungkap Fakta di Balik Isu Rp17 Miliar

Kuasa Hukum BTN Siap Layangkan Somasi Terkait Klaim Dana Nasabah, Ungkap Fakta di Balik Isu Rp17 Miliar

1 week ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com