Friday, October 9, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home Ekbis

Harga Emas dan Perak Diprediksi Tetap Tinggi Sepanjang 2026, Bank Dunia Waspadai Risiko Koreksi

admin by admin
April 29, 2026
in Ekbis
0
Harga Emas dan Perak Diprediksi Tetap Tinggi Sepanjang 2026, Bank Dunia Waspadai Risiko Koreksi
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Harga emas dan perak diprediksi bertahan di level tinggi sepanjang 2026 meski pasar logam mulia terus diwarnai ketidakpastian global.

Bank Dunia mencatat lonjakan tajam pada kedua komoditas ini selama kuartal pertama tahun berjalan sebagai sinyal kuat permintaan aset aman, seperti dilansir dari Kitco, Rabu, 29 April 2026.

Laporan Prospek Pasar Komoditas Bank Dunia edisi April mengungkap bahwa harga emas naik 17% dibandingkan kuartal keempat sebelumnya. Sementara itu, perak mencatat lonjakan lebih dramatis sebesar 55% dalam tiga bulan pertama 2026 dibanding kuartal terakhir 2025.

Secara keseluruhan, indeks harga logam mulia telah melonjak 84% dibanding periode yang sama tahun lalu. Bank Dunia memproyeksikan harga emas rata-rata menyentuh 4.700 dolar AS per ons tahun ini, atau naik 37% dari tahun sebelumnya.

Untuk perak, proyeksi Bank Dunia menunjukkan rata-rata harga sekitar 70 dolar AS per ons sepanjang 2026, melonjak 76% dari tahun lalu. Namun, kedua komoditas ini diperkirakan mengalami koreksi sekitar 7% pada 2027.

Analis Bank Dunia menyebut koreksi jangka pendek yang terjadi belakangan ini sebagai pembalikan sebagian dari antusiasme spekulatif yang sempat menggerakkan pasar.

Momentum kenaikan harga ikut teredam oleh kekhawatiran inflasi akibat gejolak energi di Timur Tengah yang mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga.

“Mengingat sensitivitas harga logam mulia terhadap perubahan sentimen risiko global, permintaan spekulatif, dan kondisi makroekonomi, prospeknya tetap penuh dengan ketidakpastian. Secara keseluruhan, risiko terhadap perkiraan dasar tetap condong ke atas,” bunyi laporan itu.

Di sisi risiko penurunan, Bank Dunia mengingatkan bahwa inflasi yang dipicu kenaikan harga energi berpotensi menekan daya tarik logam mulia sebagai instrumen investasi. Aset tanpa bunga seperti emas dan perak cenderung kehilangan daya saing saat biaya peluang meningkat akibat suku bunga yang lebih tinggi.

Perak dinilai lebih rentan terhadap guncangan dibanding emas karena ketergantungannya pada permintaan industri. Jika perlambatan ekonomi global memukul sektor manufaktur, tekanan pada harga perak bisa jauh lebih dalam dibanding koreksi pada emas.

Di luar pasar logam mulia, Bank Dunia mencatat gejolak geopolitik telah mendorong kenaikan harga komoditas secara luas hingga 16% tahun ini, membalik proyeksi penurunan 7% yang dibuat pada Oktober lalu. Lembaga itu memperingatkan bahwa kenaikan harga komoditas secara menyeluruh berpotensi mendorong inflasi global ke level tertinggi dalam empat tahun terakhir.

Kejutan penurunan harga bisa signifikan, terutama jika terjadi pembalikan tajam dari lonjakan permintaan spekulatif sejak awal tahun 2025 melalui aksi ambil untung dan penyeimbangan kembali portofolio.

Previous Post

Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau

Next Post

Indonesia Masuk Dua Besar Ketahanan Energi Dunia, Ini Strategi Dibaliknya

admin

admin

Next Post
Indonesia Masuk Dua Besar Ketahanan Energi Dunia, Ini Strategi Dibaliknya

Indonesia Masuk Dua Besar Ketahanan Energi Dunia, Ini Strategi Dibaliknya

Recommended

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi AAA(idn) BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah Jadi Kunci

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi AAA(idn) BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah Jadi Kunci

3 days ago
BTN Housingpreneur Dorong Desain Hunian Estetik yang Bernilai Bisnis

BTN Housingpreneur Dorong Desain Hunian Estetik yang Bernilai Bisnis

5 days ago

Trending

“Jaga Zapin” Terbukti Efektif jaga Stabilitas Harga TBS Kelapa Sawit Riau

“Jaga Zapin” Terbukti Efektif jaga Stabilitas Harga TBS Kelapa Sawit Riau

2 years ago
Hari Buruh, Cabut Omnibus Law hingga Tolak Upah Murah Jadi Tuntutan Utama Kaum Buruh

Hari Buruh, Cabut Omnibus Law hingga Tolak Upah Murah Jadi Tuntutan Utama Kaum Buruh

2 years ago

Popular

Pengangkatan Pejabat Baru di Kejaksaan Tinggi NTT, Berikut Pesan Kajati

Pengangkatan Pejabat Baru di Kejaksaan Tinggi NTT, Berikut Pesan Kajati

2 years ago
Penghujung Tahun 2021, Khas Pekanbaru, RS Hermina, dan JKC Adakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Penghujung Tahun 2021, Khas Pekanbaru, RS Hermina, dan JKC Adakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

5 years ago
Kimia Farma Tunda Penjualan Vaksin Hari Ini

Kimia Farma Tunda Penjualan Vaksin Hari Ini

5 years ago
Panduan Bagaimana Cara Beternak Cacing Tanah untuk Pemula Sampai Panen

Panduan Bagaimana Cara Beternak Cacing Tanah untuk Pemula Sampai Panen

2 years ago
Kulit Hewan Kurban Dijual, Apakah Boleh?

Kulit Hewan Kurban Dijual, Apakah Boleh?

5 years ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com