Friday, November 6, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home Nasional

Gubernur Aceh Jadi Pembina Upacara Hari Agraria dan Tata Ruang

semarangterkini by semarangterkini
October 21, 2021
in Nasional
0
Gubernur Aceh Jadi Pembina Upacara Hari Agraria dan Tata Ruang
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

SEMARANGTERKINI.COM – Gubernur Aceh Nova Iriansyah bertindak sebagai pembina upacara peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru) Nasional Tahun 2021 yang berlangsung secara kombinasi virtual dan langsung, Jumat (23/9/2021).

Gubernur mengikuti upacara itu secara virtual dari Rumah Dinas bersama Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Aceh Agustyarsyah dan Kepala Dinas Pertanahan Aceh, Sunawardi.

Sedangkan pusat upacara berlangsung di Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Aceh.

Selain itu, upacara juga diikuti oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota se-Aceh melalui virtual.

Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Tahun ini mengusung tema “Percepatan Pemulihan Ekonomi melalui Pelayanan Tata Ruang dan Pertanahan yang Profesional.”

Dalam upacara itu Gubernur membacakan sambutan Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil.

Disebutkan, tema yang diusung pada peringatan tahun ini dengan maksud melaksanakan Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK) dan turunannya untuk menciptakan lapangan kerja yang luas-luasnya bagi rakyat Indonesia, dengan cara memberikan kemudahan bagi UMKM serta mendorong investasi.

“UUCK telah memberikan ruang yang lebih luas dan peran penting bagi tata ruang sebagai ujung tombak dalam mempersembahkan izin berusaha,” ujar Gubernur membacakan sambutan menteri.

Dia menjelaskan, dukungan itu diberikan melalui penyederhanaan persyaratan, di mana ada 3 persyaratan dasar yang dibutuhkan dalam rangka kegiatan berusaha, yaitu Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR), Persetujuan Lingkungan dan Detail Tata Ruang (RDTR).

Ketiga hal itu, disebut perlu didorong bersama-sama oleh pusat dan Pemerintah Daerah agar penerbitannya cepat.

Dalam sambutan itu juga disampaikan, sejalan dengan semangat percepatan pemulihan ekonomi nasional, hari ini akan diluncurkan Sistem Pendaftaran Online Aplikasi Loketku dan Aplikasi Permohonan Informasi Online. Dengan adanya layanan ini, maka masyarakat akan lebih yakin mengenai kelengkapan berkasnya sebelum datang ke kantor pertanahan.

Pelayanan pertanahan secara elektronik itu nantinya akan meningkatkan efisiensi waktu, biaya, dan transparansi pelayanan.

Dalam sambutan menteri itu juga disampaikan bahwa sehari sebelumnya Presiden telah menyerahkan sertifikat Redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria dan hasil penyelesaian konflik pertanahan sebanyak 124.120 sertifikat di 26 provinsi dan 127 kabupaten/kota.

Terkait hal itu dikatakan perlu adanya pengawalan mengenai pemberdayaan masyarakatnya (acces reform) untuk memastikan penerima sertifikat mendapatkan akses permodalan.

“Mari kita bersama-sama dengan Pemerintah Daerah dan stakeholder terkait untuk mendorong diberikannya access reform kepada penerima sertifikat redistribusi tanah, tentunya agar dapat memberdayakan asetnya untuk dijadikan modal usaha, sehingga akan meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, dalam sambutan itu juga disampaikan, dalam rangka memerangi Kejahatan Pertanahan atau Mafia Tanah yang semakin meresahkan masyarakat, Kementerian ATR/BPN bekerja sama dengan Polri untuk bersama-sama mengurangi dan memberantas Mafia Tanah sampai keakarnya.

Beberapa kasus besar disebut sudah ditangkap, ada yang sudah divonis dan ada juga yang sedang dalam proses hukum.

Bagi pegawai Kementerian ATR/BPN juga diingatkan untuk tidak menjadi bagian dari Mafia Tanah. “Saya tidak segan-segan untuk mengambil tindakan tegas bahkan memecat oknum yang terlibat,” ujar Gubernur membacakan sambutan. *

Previous Post

PPnBM 0 Persen Diperpanjang, Harga Mobil Honda HR-V dan BR-V Turun Lagi

Next Post

Pelantikan DPD Amphuri Riau Kepri Dihadiri Ketua Umum dan Sekjend

semarangterkini

semarangterkini

Next Post
Pelantikan DPD Amphuri Riau Kepri Dihadiri Ketua Umum dan Sekjend

Pelantikan DPD Amphuri Riau Kepri Dihadiri Ketua Umum dan Sekjend

Recommended

BTN Kini Ubah Tumpukan Sampah Jadi Mesin Uang Baru!

BTN Kini Ubah Tumpukan Sampah Jadi Mesin Uang Baru!

11 hours ago
Menteri PKP Apresiasi Terobosan BTN, Perkuat Pembiayaan untuk Percepatan Program 3 Juta Rumah

Menteri PKP Apresiasi Terobosan BTN, Perkuat Pembiayaan untuk Percepatan Program 3 Juta Rumah

1 day ago

Trending

IHSG Pagi Ini Dibuka Melemah 20 Poin

Bergerak 2 Arah, Awal Pekan IHSG Dibuka Negatif di 5.986

6 years ago
Sulit Gemuk? Ini Tips Bulking Efektif agar Tubuh Lebih Berisi

Sulit Gemuk? Ini Tips Bulking Efektif agar Tubuh Lebih Berisi

9 months ago

Popular

Tentara Israel sengaja tembaki warga Palestina yang kumpulkan bantuan

Tentara Israel sengaja tembaki warga Palestina yang kumpulkan bantuan

3 years ago
IHSG Pagi Ini Dibuka Melemah 20 Poin

Bergerak 2 Arah, Awal Pekan IHSG Dibuka Negatif di 5.986

6 years ago

AS Tuding Intelijen Rusia Retas Kantor Pemerintahan

6 years ago
Cukup dari Makanan atau Harus Suplemen? Ini Jawaban Ahli tentang Vitamin Harian

Cukup dari Makanan atau Harus Suplemen? Ini Jawaban Ahli tentang Vitamin Harian

1 year ago
BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem Jateng hingga 19 Februari

Ini Prakiraan Cuaca Wonosobo Hari Ini

6 years ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com