Monday, October 26, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home Ekbis

Kontras Pergerakan Harga BBN September 2025: Biodiesel Naik, Bioetanol Turun

admin by admin
September 4, 2025
in Ekbis
0
Kontras Pergerakan Harga BBN September 2025: Biodiesel Naik, Bioetanol Turun
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Kementerian ESDM resmi menetapkan Harga Indeks Pasar (HIP) bahan bakar nabati atau BBN. Harga ini berlaku September 2025. Harga biodiesel naik. Sementara bioetanol turun dari sebelumnya.

ESDM menetapkan HIP biodiesel sebesar Rp13.948 per liter. Itu diluar ongkos angkut. Naik dari harga di Agustus di Rp13.527 per liter.

Konversi crude palm oil (CPO) menjadi biodiesel di September tetap dipatok sebesar US$85 per metrik ton, sama seperti bulan sebelumnya.

Harga ini merujuk pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 3.K/EK.05/DJE/2024. Untuk ketentuan ongkos angkutnya ada dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 290.K/EK.05/MEM.E/2025.

Secara teknis, HIP biodiesel dihitung dengan formula: HIP = (harga CPO KPB rata-rata + US$85 per ton) x 870 kg/m³ + ongkos angkut, dengan kurs tengah Bank Indonesia sebesar Rp14.645 per US$.

Berbeda dengan biodiesel, harga bioetanol justru penurunan. Di September 2025, HIP bioetanol ditetapkan Rp9.613 per liter, lebih rendah dibanding Agustus hanya Rp10.538 per liter.

Formulasi hitungan HIP bioetanol adalah: HIP = (harga rata-rata tetes tebu KPB periode 15 Mei–14 Agustus 2025 x 4,125 kg per liter) + US$0,25 per liter, dengan kurs tengah Bank Indonesia sebesar Rp16.331 per US$. Harga tetes tebu acuan ditetapkan Rp1.341 per kilogram.

Dengan perubahan ini, harga biodiesel di pasar domestik September 2025 resmi naik, sedangkan bioetanol turun mengikuti dinamika harga bahan baku.***

Previous Post

Green Jobs: Pekerjaan Ramah Lingkungan yang Jadi Tren Masa Depan

Next Post

Mendekati Akhir Tahun, Subsidi Motor Listrik 2025 Masih Tertahan

admin

admin

Next Post
Mendekati Akhir Tahun, Subsidi Motor Listrik 2025 Masih Tertahan

Mendekati Akhir Tahun, Subsidi Motor Listrik 2025 Masih Tertahan

Recommended

Hadir di Semarang, BTN Housingpreneur Bedah Rumah Zaman Now

Hadir di Semarang, BTN Housingpreneur Bedah Rumah Zaman Now

6 days ago
Layanan Digital Menjawab Kebutuhan Daerah, BRK Syariah dan Dumai Fokus ke QRIS Realtime Split

Layanan Digital Menjawab Kebutuhan Daerah, BRK Syariah dan Dumai Fokus ke QRIS Realtime Split

6 days ago

Trending

Dunia Terancam Kelaparan, Produsen Beras Nomer 1 India Stop Ekspor

Dunia Terancam Kelaparan, Produsen Beras Nomer 1 India Stop Ekspor

3 years ago

Memori WA Penuh? Ini Cara Membersihkan File dengan Aman

11 months ago

Popular

Kembalikan Segalanya Kepada LAA ILAHA ILLALLAH

Kembalikan Segalanya Kepada LAA ILAHA ILLALLAH

4 years ago
Tentara Israel sengaja tembaki warga Palestina yang kumpulkan bantuan

Tentara Israel sengaja tembaki warga Palestina yang kumpulkan bantuan

3 years ago
Google Bagi Duit untuk Para Wanita, Nilainya Tak Tanggung-Tanggung, Rp1,5 Miliar

Google Bagi Duit untuk Para Wanita, Nilainya Tak Tanggung-Tanggung, Rp1,5 Miliar

3 years ago

AS Tuding Intelijen Rusia Retas Kantor Pemerintahan

6 years ago
Dolar AS Pagi Ini Menguat, Tekan Rupiah ke Level Rp 14.105

Nilai Tukar Dolar AS Hari Ini Melemah Terhadap Rupiah

5 years ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com