Thursday, November 5, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home Nasional

Diperpanjang Hingga 23 Agustus, Ini Aturan Berkendara Saat PPKM Level 2-4

semarangterkini by semarangterkini
August 17, 2021
in Nasional
0
Diperpanjang Hingga 23 Agustus, Ini Aturan Berkendara Saat PPKM Level 2-4
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

SEMARANGTERKINI.COM – Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali. PPKM di Jawa-Bali ini berlangsung hingga 23 Agustus 2021. Keputusan ini berlaku bagi daerah yang menerapkan PPKM level 4, 3, dan 2. Berikut aturan berkendara lengkap.

Menteri Dalam Negeri juga telah mengeluarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri No. 34 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3 dan Level 2 COVID-19 di Jawa-Bali. Di dalamnya diatur soal kegiatan mobilitas masyarakat.

Di wilayah PPKM Level 4 di Jawa Bali, seperti dilansir detikcom, transportasi umum (kendaraan umum, angkutan masal, taksi konvensional dan online serta kendaraan sewa/rental) diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 50%. Transportasi umum tersebut harus menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Masih di wilayah PPKM Level 4, perjalanan domestik yang menggunakan mobil pribadi, sepeda motor, dan transportasi umum jarak jauh harus menunjukkan kartu vaksin minimal vaksin dosis pertama. Untuk sopir kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya dikecualikan dari ketentuan memiliki kartu vaksin. Selanjutnya, pelaku perjalanan wajib menunjukkan Antigen (H-1) untuk moda transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bis, kereta api dan kapal laut.

Ketentuan tersebut hanya berlaku untuk kedatangan dari luar Jawa dan Bali atau keberangkatan dari Jawa dan Bali ke luar Jawa-Bali. Peraturan itu tidak berlaku untuk transportasi dalam wilayah aglomerasi seperti wilayah Jabodetabek.

Kemudian di wilayah PPKM Level 3, transportasi umum seperti kendaraan umum, angkutan masal, taksi konvensional dan online serta kendaraan sewa/rental diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 70% dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Pelaku perjalanan domestik yang menggunakan mobil pribadi, sepeda motor dan transportasi umum jarak jauh di wilayah PPKM Level 3 juga harus menunjukkan kartu vaksin, minimal vaksinasi dosis pertama. Untuk sopir kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya dikecualikan dari ketentuan memiliki kartu vaksin. Untuk perjalanan menggunakan transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bus, kereta api dan kapal laut harus menunjukkan hasil tes Antigen (H-1).

Ketentuan tersebut hanya berlaku untuk kedatangan dari luar Jawa dan Bali atau keberangkatan dari Jawa dan Bali ke luar dari Jawa dan Bali, serta tidak berlaku untuk transportasi dalam wilayah aglomerasi.

Terakhir wilayah PPKM Level 2, transportasi umum seperti kendaraan umum, angkutan masal, taksi konvensional dan online serta kendaraan sewa/rental bisa mengangkut penumpang maksimal 100% dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Pelaku perjalanan domestik yang menggunakan mobil pribadi, sepeda motor dan transportasi umum jarak jauh tetap harus menunjukkan kartu vaksin, minimal vaksinasi dosis pertama. Namun, sopir kendaraan logistik dan transportasi barang tidak diwajibkan menunjukkan kartu vaksin. (mg1)

Previous Post

Semakin Sedikit, Kini Zona Merah di Jakarta Tersisa 3 RT

Next Post

Dirgahayu RI, Bendera Merah Putih Berkibar di Aquarium Terbesar Jakarta

semarangterkini

semarangterkini

Next Post
Dirgahayu RI, Bendera Merah Putih Berkibar di Aquarium Terbesar Jakarta

Dirgahayu RI, Bendera Merah Putih Berkibar di Aquarium Terbesar Jakarta

Recommended

BTN Ajak Generasi Muda Siapkan Masa Depan Industri Perumahan Indonesia

BTN Ajak Generasi Muda Siapkan Masa Depan Industri Perumahan Indonesia

2 days ago
Perkuat Sektor Kreatif, BTN Targetkan Pertumbuhan Bisnis Lewat Ajang JFW 2027

Perkuat Sektor Kreatif, BTN Targetkan Pertumbuhan Bisnis Lewat Ajang JFW 2027

1 week ago

Trending

IHSG Pagi Ini Dibuka Melemah 20 Poin

Bergerak 2 Arah, Awal Pekan IHSG Dibuka Negatif di 5.986

6 years ago
Untuk Warga 18 Tahun ke Atas, DKI Kembali Gunakan Vaksin AstraZeneca

Untuk Warga 18 Tahun ke Atas, DKI Kembali Gunakan Vaksin AstraZeneca

5 years ago

Popular

IHSG Pagi Ini Dibuka Melemah 20 Poin

Bergerak 2 Arah, Awal Pekan IHSG Dibuka Negatif di 5.986

6 years ago
Tentara Israel sengaja tembaki warga Palestina yang kumpulkan bantuan

Tentara Israel sengaja tembaki warga Palestina yang kumpulkan bantuan

3 years ago

AS Tuding Intelijen Rusia Retas Kantor Pemerintahan

6 years ago
Cukup dari Makanan atau Harus Suplemen? Ini Jawaban Ahli tentang Vitamin Harian

Cukup dari Makanan atau Harus Suplemen? Ini Jawaban Ahli tentang Vitamin Harian

1 year ago
Tentang Aleix Espargaro yang Hampir Pensiun di 2018

Tentang Aleix Espargaro yang Hampir Pensiun di 2018

5 years ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com