Sunday, September 13, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home Internasional

Setelah Ada yang Positif Covid-19, Tonga Memberlakukan ‘Lockdown’

semarangterkini by semarangterkini
February 4, 2022
in Internasional
0
Setelah Ada yang Positif Covid-19, Tonga Memberlakukan ‘Lockdown’
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

SEMARANGTERKINI.COM – Tonga memberlakukan ‘lockdown’ nasional dua hari mulai Rabu malam (2/02), setelah mencatat dua kasus tanpa gejala COVID-19.

Perdana Menteri Siaosi Sovaleni mengumumkan dua kasus positif adalah pekerja di dermaga di ibu kota Nuku’alofa dan mereka sudah melakukan isolasi.

Negara Kepulauan Pasifik itu sebelumnya hanya melaporkan satu kasus COVID-19 pada Oktober tahun lalu.

Pulau utama Tonga pernah menjalani ‘lockdown’ selama tujuh hari pada November 2021, setelah mencatat kasus COVID pertamanya.

Kasus COVID tersebut adalah seorang penumpang dari Selandia Baru, yang dites positif, kemudian ‘lockdown’ diberlakukan di Tonga meski tidak ada penularan komunitas yang terdeteksi. Di luar itu, Tonga sudah dinyatakan bebas COVID-19 sejak awal pandemi.

Dua kasus baru terdeteksi lewat tes COVID-19 yang dilakukan secara rutin di dermaga.

Diyakini salah satu kasus mungkin sudah berstatus positif sejak pekan lalu.

Kontak erat dari kasus positif ini juga diyakini sudah melakukan perjalanan ke pulau-pulau terluar Tonga, sehingga mendorong diberlakukannya ‘lockdown’ di seluruh negara mulai pukul 6 sore.

Sekolah akan ditutup dan pegawai negeri tidak akan diminta untuk bekerja.

PM Sovaleni juga mendesak agar warga memakai masker di tempat-tempat umum.

Sat Narayan, yang mengelola sebuah supermarket di Nuku’alofa, mengatakan ada rasa tidak nyaman di masyarakat setelah laporan penularan di komunitas.

“Sampai sekarang kami tidak memiliki masalah dengan virus Corona … jadi kami panik,” kata Narayan.

Ia mengatakan warga mulai menimbun makanan dan kebutuhan pokok untuk persiapan ‘lockdown’.

Sat sedang menunggu arahan dari pemerintah Tonga tentang apakah bisnisnya harus ditutup selama ‘lockdown’.

Menjadi sebuah ‘skenario terburuk’
‘Lockdown’ diberlakukan ketika warga Tonga sedang berupaya untuk pulih dari letusan gunung berapi dan tsunami bulan lalu.

Bencana alam tersebut menghancurkan desa-desa dan resor, serta memutuskan komunikasi ke negara pulau yang berpenduduk sekitar 105.000 orang itu.

“Kami takut karena ini tidak normal bagi kami di Tonga,” kata Marian Kupu, seorang jurnalis di Tonga kepada ABC.

“Ini adalah skenario terburuk. Bukan saja karena saat ini kami tengah mencoba membangun kembali rumah-rumah penduduk untuk bisa hidup normal lagi, tetapi kami kemudian harus menjalani lockdown.”

Pihak berwenang belum mengonfirmasi apakah kasus tersebut terkait dengan kapal HMAS Adelaide.

Pekan lalu, kapal laut tersebut tiba di Tonga untuk mengirimkan pasokan bantuan. Diketahui ada 23 kasus COVID di dalamnya.

Dari informasi yang diperoleh ABC, diketahui jumlah kasus di kapal tersebut sudah meningkat menjadi 70.

ABC telah menghubungi Departemen Pertahanan Australia untuk memperoleh informasi lebih lanjut.

Sementara itu, pihak berwenang Tonga bersikeras jika bantuan asing dilakukan tanpa kontak orang ke orang untuk mencegah potensi penularan.

Menurut laporan media lokal, para pejabat sudah mengonfirmasi bahwa Australia dan Selandia Baru sedang mempercepat pengiriman vaksin ‘booster’ ke Tonga, dengan 10.000 dosis didatangkan langsung dari Australia.

Saat ini sekitar 85 persen populasi Tonga yang memenuhi syarat sudah menerima dua dosis vaksin COVID-19.

Artikel ini diproduksi oleh Hellena Souisa dari ABC News.

Source: detik.com

Previous Post

Membangkitkan Ekonomi, NTB Jadi Model Pengembangan Wisata Ramah Muslim Indonesia

Next Post

Sudah Diprediksi, Menurut Sir Alex Messi Kesulitan Bermain di Luar Barcelona

semarangterkini

semarangterkini

Next Post
Sudah Diprediksi, Menurut Sir Alex Messi Kesulitan Bermain di Luar Barcelona

Sudah Diprediksi, Menurut Sir Alex Messi Kesulitan Bermain di Luar Barcelona

Recommended

BTN Percepat Beyond Mortgage, Porsi Kredit Non-Perumahan Dibidik 30%

BTN Percepat Beyond Mortgage, Porsi Kredit Non-Perumahan Dibidik 30%

2 days ago
Balé by BTN Bkin Generasi Muda Makin Gampang Miliki Rumah Impian

Balé by BTN Bkin Generasi Muda Makin Gampang Miliki Rumah Impian

4 days ago

Trending

Cocok buat Gamer Ngabuburit, OPPO A74 Resmi Hadir di Indonesia

Cocok buat Gamer Ngabuburit, OPPO A74 Resmi Hadir di Indonesia

5 years ago
Daftar Terbaru 29 Zona Merah Covid-19 di RI, Diantaranya Semarang

Corona RI 18 Oktober Tambah 626, Pasien Sembuh 1.593

5 years ago

Popular

Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

4 weeks ago
Dolar AS Pagi Ini Menguat, Tekan Rupiah ke Level Rp 14.105

Dolar AS Pagi Ini Berada di Level Rp 14.601

5 years ago
Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat

Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat

3 weeks ago
BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak

BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak

2 weeks ago
Harga Tiket Taman Safari Prigen Terbaru, Cek Sebelum Berkunjung

Harga Tiket Taman Safari Prigen Terbaru, Cek Sebelum Berkunjung

1 month ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com