Friday, October 9, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home Berita

Panduan Bagaimana Cara Beternak Cacing Tanah untuk Pemula Sampai Panen

admin by admin
May 12, 2024
in Berita
0
Panduan Bagaimana Cara Beternak Cacing Tanah untuk Pemula Sampai Panen
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

 Panduan bagaimana cara beternak cacing tanah untuk pemula hingga siap panen, sebenarnya gampang-gampang susah.

Seperti kita ketahui, cacing tanah merupakan salah satu komoditi peternakan yang kini banyak dibudidayakan atau diternak untuk saat ini.

Kandungan gizi dan sumber protein tinggi yang terdapat pada tubuhnya, menjadikan cacing tanah sebagai bahan baku untuk suplemen dan obat-obatan.

“Karena tingginya permintaan pasar, budidaya cacing tanah menjadi salah satu peluang usaha yang menjanjikan. Bahkan, tembus ke pasar ekspor,” kata Junaidi, seorang peternak cacing tanah yang sudah banyak memiliki mitra di Pekanbaru.

Berikut ini panduan bagaimana cara beternak cacing tanah untuk pemula sampai panen bagaimana dijelaskan Junaidi.

Cara Beternak Cacing Tanah dari Awal Hingga Panen.

Layaknya peternakan pada umumnya, pada tahap awal, budidaya cacing tanah dimulai dari menyiapkan media yang akan dijadikan sebagai tempat untuk beternak cacing.

Media ternak disiapkan dalam bentuk wadah yang biasanya terbuat dari papan berbentuk seperti bak persegi panjang, dengan ukuran yang menyesuaikan dengan kebutuhan.

“Bak yang dipersiapkan harus lebih dari satu, sebab bak ini akan berfungsi sebagai media indukan, dan media pembesaran. Ukuran idealnya 90 x 50 x 36 cm. Bak ini juga harus dilapisi dengan terpal yang bertujuan agar cacing yang diternak tidak mudah lari,” tuturnya.

Setelah bak, sebagai media ternak selesai, langkah selanjutnya adalah mengisi bak dengan tanah lembab dengan ketinggian 5-10 sentimeter. Tanah ini akan menjadi tempat tinggal cacing untuk berkembang biak.

Adapun tanah yang baik untuk digunakan sebagai media, adalah tanah humus, karena memiliki tingkat kegemburan yang bagus dan memiliki nutrisi yang baik untuk cacing.

Penempatan bak sebagai media ternak juga harus disesuaikan. Tempatkan bak pada lokasi yang terlindungi dari sinar matahari secara langsung, karena cacing sangat sensitif dengan cahaya dan suhu panas.

Setelah bak siap untuk tanah, selanjutnya kita bisa memasukkan indukan-indukan cacing. “Cacing-cacing akan dijadikan sebagai indukan juga perlu diperhatikan kualitasnya, karena akan sangat mempengaruhi hasil panen,” kata Junaidi.

Dia menjelaskan, kita bisa mengambil cacing-cacing ini dari habitatnya langsung, atau membeli indukan yang sudah banyak dijual di pasaran. Indukan ini nantinya akan bertelur dan berkembang biak dengan sendirinya.

“Umumnya, hanya ada tiga jenis cacing tanah yang banyak dibudidayakan di Indonesia.  Ketiga jenis tersebut adalah Pheretima, Perionyx, serta Lumbricus,” tuturnya.

Namun, dari ketiga jenis cacing tanah yang populer, jenis cacing tanah Lumbricus Rubellus merupakan jenis cacing tanah yang disarankan untuk dibudidayakan oleh pemula.

Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan saat pemindahan bibit, yakni menjaga kelembaban pada tanah dengan cara rutin membasahinya dengan air. “Menjaga PH tanah pada tetap di bawah normal, yakni 5,5 hingga 7,5,” ungkapnya.

Setelah memastikan pH tanah kita dapat langsung menyebarkan bibit cacing pada wadah ternak. Selanjutnya rutin memeriksa setiap tiga jam sekali pada hari pertama perkembangbiakan.

“Kita harus memperhatikan gerak-gerik cacing. Apabila ada cacing yang keluar dari tanah dan ingin pergi dari wadah ternak, maka kemungkinan pH tanah tidak sesuai atau kondisi tanah tidak membuat cacing merasa nyaman,” ujar Junaidi.

Selanjutnya, adalah tahapan perawatan dan pemberian pakan. Pemberian pakan harus dilakukan secara rutin agar cacing dapat tumbuh dengan baik dan sehat.

Untuk pakan cacing tanah, yang paling disarankan adalah kotoran hewan ternak seperti kotoran sapi dan kerbau. Selain itu, ampas tahu, sisa sayuran kering atau kompos dari bahan-bahan organik juga bisa dijadikan sebagai pakan cacing.

Termasuk limbah pertanian, tetes, dan probiotik juga merupakan pakan cacing yang dapat membuat cacing cepat gemuk dan sehat.

“Kita dapat menggunakan metode fermentasi, serta memastikan bahwa jenis pakan memiliki struktur gembur, agar cacing lebih mudah untuk memakannya,” katanya.

Pada tahap awal, cacing tanah sudah dapat dipanen pada usia tiga bulan. Jangka waktu ini diukur dari waktu ideal cacing ditetaskan hingga menjadi cacing dewasa. Setelah panen pertama dilakukan, maka durasi panen selanjutnya bisa dilakukan sebulan sekali.

Begitulah panduan bagaimana cara beternak cacing tanah untuk pemula hingga siap panen. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.***

Previous Post

Pertamina: Pertamax Green 95 Bukan Untuk Menggantikan Pertalite

Next Post

Profesor Ini Ungkap di Indonesia Ada ‘Tanaman Penghasil Emas’

admin

admin

Next Post
Profesor Ini Ungkap di Indonesia Ada ‘Tanaman Penghasil Emas’

Profesor Ini Ungkap di Indonesia Ada ‘Tanaman Penghasil Emas’

Recommended

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi AAA(idn) BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah Jadi Kunci

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi AAA(idn) BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah Jadi Kunci

3 days ago
BTN Housingpreneur Dorong Desain Hunian Estetik yang Bernilai Bisnis

BTN Housingpreneur Dorong Desain Hunian Estetik yang Bernilai Bisnis

5 days ago

Trending

“Jaga Zapin” Terbukti Efektif jaga Stabilitas Harga TBS Kelapa Sawit Riau

“Jaga Zapin” Terbukti Efektif jaga Stabilitas Harga TBS Kelapa Sawit Riau

2 years ago
Hari Buruh, Cabut Omnibus Law hingga Tolak Upah Murah Jadi Tuntutan Utama Kaum Buruh

Hari Buruh, Cabut Omnibus Law hingga Tolak Upah Murah Jadi Tuntutan Utama Kaum Buruh

2 years ago

Popular

Pengangkatan Pejabat Baru di Kejaksaan Tinggi NTT, Berikut Pesan Kajati

Pengangkatan Pejabat Baru di Kejaksaan Tinggi NTT, Berikut Pesan Kajati

2 years ago
Penghujung Tahun 2021, Khas Pekanbaru, RS Hermina, dan JKC Adakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Penghujung Tahun 2021, Khas Pekanbaru, RS Hermina, dan JKC Adakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

5 years ago
Kimia Farma Tunda Penjualan Vaksin Hari Ini

Kimia Farma Tunda Penjualan Vaksin Hari Ini

5 years ago
Panduan Bagaimana Cara Beternak Cacing Tanah untuk Pemula Sampai Panen

Panduan Bagaimana Cara Beternak Cacing Tanah untuk Pemula Sampai Panen

2 years ago
Kulit Hewan Kurban Dijual, Apakah Boleh?

Kulit Hewan Kurban Dijual, Apakah Boleh?

5 years ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com