Monday, September 14, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Ayam Bakar, Bahaya di Balik Kelezatannya

admin by admin
June 9, 2024
in Lifestyle
0
Ayam Bakar, Bahaya di Balik Kelezatannya

Bahaya di balik kelezatan ayam bakar (Foto: Pixabay)

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Ada hal yang berbahaya di balik kelezatan sepotong ayam bakar.

Dampak ini tentunya jika kita mengonsumsi ayam bakar dalam jumlah yang berlebihan.

Mengonsumsi ayam bakar sebagai bagian dari diet seimbang umumnya tidak memiliki dampak negatif yang signifikan bagi kesehatan.

Karena ayam adalah sumber protein yang baik, rendah lemak jenuh, dan kaya nutrisi seperti vitamin B, zat besi, zinc, dan fosfor.

Namun, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan terkait dengan ayam bakar dan dampak bahaya di balik kelezatannya.

Hindari Mengonsumsi Kulitnya

Ayam bakar bisa mengandung lemak jenuh dan kolesterol yang lebih tinggi jika kulitnya tidak dihilangkan sebelum memasak.

Lemak jenuh yang berlebihan meningkatkan risiko penyakit jantung dan gangguan kesehatan lainnya.

Sebaiknya, jika memungkinkan, hindari mengonsumsi kulit ayam yang mengandung lemak tambahan.

Sebagian besar hasil penelitian menyatakan kulit ayam sebaiknya tidak dikonsumsi. Bahkan dibuang saja.

Banyak penelitian menyebutkan bahwa kandungan tertinggi pada kulit ayam adalah lemak yakni berkisar antara 20%-30%.

Angka ini termasuk cukup besar dibandingkan kandungan proteinnya yang hanya sebesar 12,5% saja.

Bagaimana Bahan Kimia Berbahaya Terbentuk pada Saat Ayam Dibakar?

Ini merupakan salah satu poin menarik dari ayam bakar karena sangat banyak dari kita yang belum mengetahuinya.

Para ahli kesehatan mengingatkan untuk selalu berhati-hati dengan ayam yang dibakar dengan suhu tinggi apalagi sampai mengering.

Memang rasanya lebih lezat, namun kondisi itu dapat menimbulkan bahan kimia berbahaya seperti heterosiklik amina (HCA) dan polisiklik amina (PAH).

Meskipun dalam banyak kasus zat kimia berbahaya ini banyak ditemukan pada daging.

Konsumsi HCA dan PAH dalam jumlah besar dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker.

Untuk mengurangi risiko ini, pastikan ayam dipanggang pada suhu yang sesuai dan jangan biarkan terlalu kering atau hangus.

Bagian Terlezat dari Ayam Bakar Dianggap Paling Berbahaya

Hal yang paling identik dari ayam bakar adalah bercak-bercak dari sisa pembakaran.

Bagian ini memberikan sensasi rasa asap yang khas sehingga sensasi rasa bakar menjadi ciri khas dari rasa ayam bakar.

Namun, ini adalah paparan karbon, yang disebut dengan karbon hitam yang terbentuk ketika lemak atau jus daging menetes ke bara api atau panggangan.

Karbon hitam ini justru dianggap dalam menjadi masalah dalam mengonsumsi ayam bakar.

Paparan karbon hitam dikaitkan dengan potensi efek karsinogenik. Sebaiknya hindari mengonsumsi bagian yang terpapar karbon hitam.

Dokter Nur Iman Nugroho dalam sebuah tulisannya yang berjudul: Bahaya Karsinogenik Penyebab Kanker di Sekitar Kita, yang terbit pada laman rskariadi.co.id (17 Oktober 2019), menyatakan bahwa beberapa karsinogenik menyebabkan kanker dengan mengubah DNA individu.

Dia mengatakan, karsinogenik lainnya tidak mempengaruhi DNA secara langsung, namun dengan  cara lainnya yaitu sel membelah lebih cepat dari semestinya, sehingga akan mengubah DNA individu pada akhirnya.

“Beberapa meningkatkan risiko kanker hanya dengan paparan yang singkat, lainnya perlu dengan paparan jangka panjang, maupun dosis yang tinggi,” sebutnya dalam tulisan itu.

Bagaimana peran bumbu pada Ayam Bakar?

Bumbu dan saus yang digunakan dalam proses memasak ayam bakar dapat mengandung garam, gula, dan bahan tambahan lainnya yang tinggi.

Mengonsumsi terlalu banyak garam atau gula dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, diabetes, dan masalah kesehatan lainnya.

Penting untuk memilih bumbu yang lebih sehat atau mengonsumsinya dengan jumlah yang moderat.

Ahli gizi komunitas Dr dr Tan Shot Yen, mengatakan bahwa konsumsi gula, garam, dan minyak olahan berlebih dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan.

Bahaya itu dirumuskan dalam 5 K yakni ketagihan, kegemukan, kelebihan gula darah, kolesterol jahat meningkat dan, “Kemungkinan kanker meningkat akibat konsumsi gula yang biasanya dikaitkan dengan produk ultra proses dan kegemukan,” jelasnya.

Untuk mengurangi dampak negatif, Anda dapat memilih ayam tanpa kulit atau memilih bagian daging yang lebih rendah lemak seperti dada ayam. Penting juga untuk memastikan bahwa ayam bakar dipanggang dengan baik pada suhu yang dianjurkan.

Itulah beberapa bahaya di balik kelezatan ayam bakar yang perlu kita waspadai. Semoga bermanfaat.***

Previous Post

Setiap Jenis Punya Cara Sendiri, Berapa Takaran Kopi 1 Gelas? Apa Langkah Paling Standar dalam Menyeduh Kopi?

Next Post

Sejarah Perkembangan Olahraga untuk Atlet Penyandang Disabilitas

admin

admin

Next Post
Sejarah Perkembangan Olahraga untuk Atlet Penyandang Disabilitas

Sejarah Perkembangan Olahraga untuk Atlet Penyandang Disabilitas

Recommended

BTN Percepat Beyond Mortgage, Porsi Kredit Non-Perumahan Dibidik 30%

BTN Percepat Beyond Mortgage, Porsi Kredit Non-Perumahan Dibidik 30%

3 days ago
Balé by BTN Bkin Generasi Muda Makin Gampang Miliki Rumah Impian

Balé by BTN Bkin Generasi Muda Makin Gampang Miliki Rumah Impian

4 days ago

Trending

Cocok buat Gamer Ngabuburit, OPPO A74 Resmi Hadir di Indonesia

Cocok buat Gamer Ngabuburit, OPPO A74 Resmi Hadir di Indonesia

5 years ago
Daftar Terbaru 29 Zona Merah Covid-19 di RI, Diantaranya Semarang

Corona RI 18 Oktober Tambah 626, Pasien Sembuh 1.593

5 years ago

Popular

Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

4 weeks ago
Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat

Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat

3 weeks ago
BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak

BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak

2 weeks ago
Harga Tiket Taman Safari Prigen Terbaru, Cek Sebelum Berkunjung

Harga Tiket Taman Safari Prigen Terbaru, Cek Sebelum Berkunjung

1 month ago
Dolar AS Pagi Ini Menguat, Tekan Rupiah ke Level Rp 14.105

Dolar AS Pagi Ini Berada di Level Rp 14.601

5 years ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com