Friday, August 14, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home Regional

“Jaga Zapin” Terbukti Efektif jaga Stabilitas Harga TBS Kelapa Sawit Riau

admin by admin
September 7, 2024
in Regional
0
“Jaga Zapin” Terbukti Efektif jaga Stabilitas Harga TBS Kelapa Sawit Riau

Kebun sawit

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

SEMARANGTERKINI.COM – Masih ingat dengan “Jaga Zapin?” Program yang disingkat dengan Jaga Zona Pertanian, Perekonomian dan Perindustrian itu cukup berkontribusi dalam menjaga stabilitas harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Riau.

Belakangan ini, pergerakan harga TBS kelapa sawit di Riau cenderung menurun. Penyebabnya, turun naik (fluktuasi) harga minyak sawit dunia. Secara internal, proses penetapan harga di Dinas Perkebunan (Disbun) Riau turut memengaruhi penurunan tersebut.

Menurut Mulono Apriyanto, yang merupakan salah satu anggota Tim Penetapan Harga (TPH) Disbun Riau, menjelaskan bahwa Indeks K, yang menjadi komponen penting dalam penentuan harga TBS sawit petani, belakangan ini relatif stabil di kisaran angka 90-92. 

“Stabilitas ini terjadi karena para perusahaan yang menyediakan data sudah lebih terbuka, meskipun ada beberapa data yang masih diragukan,” kata Doktor Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian lulusan Universitas Gadjah Mada itu, dilansir dari wartaekonomi.co.id, Sabtu, 7 September 2024

Jumlah perusahaan yang berkontribusi dalam penyediaan data juga meningkat. “Semakin banyak data yang tersedia, maka proses penetapan harga akan menjadi lebih akurat,” ungkapnya.

Menurutnya, kondisi ini tak lepas dari program Jaga Jaga Zapin, yang digagas dua tahun lalu oleh mantan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau, Dr Supardi, SH MH. Tujuan utama dari program ini untuk menjaga ketersediaan, transparansi, dan kejujuran data sesuai regulasi, terbukti berhasil.

Sebelum ada Jaga Zapin, data yang disediakan oleh pabrik kelapa sawit (PKS) sangat terbatas, transparansinya kurang. Data yang masuk ke Dinas Perkebunan Provinsi Riau tidak lengkap. Setiap keputusan dari penetapan harga TBS kelapa sawit tiap minggunya, sering diragukan.

Dampaknya, perhitungan Biaya Operasi Tidak Langsung (BOTL) dan Biaya Operasional Langsung (BOL) menjadi bermasalah, yang pada akhirnya merugikan petani. “BOTL bahkan sempat menjadi perhatian serius Kejaksaan Tinggi Riau di masa kepemimpinan Supardi,” kata Mulono.

Seiring berjalannya waktu, perusahaan-perusahaan mulai terbiasa dengan pengawasan yang dilakukan oleh Kejaksaan dalam setiap rapat penetapan harga TBS.

“Meskipun sempat kikuk, suasana kini mulai cair. Kesadaran bersama bahwa tujuan Jaga Zapin adalah menjaga keseimbangan ekonomi petani dan perusahaan mulai terbentuk,” ungkapnya.

Namun, ia mengakui bahwa frekuensi pengawasan di era Supardi sebagai Kajati Riau lebih intens dibandingkan saat ini.

Program Jaga Zapin pertama kali diluncurkan setelah Supardi menjabat sebagai Kajati Riau selama enam bulan.

Supardi, yang kini menjabat sebagai Direktur Ekonomi dan Keuangan di Kejaksaan Agung, mengidentifikasi empat masalah utama di sektor perkebunan sawit, salah satunya terkait harga TBS.

Program Jaga Zapin berhasil memberikan dampak positif bagi petani kelapa sawit, yang kini merasakan keadilan dalam penetapan harga.

Atas kontribusinya, Supardi dianugerahi gelar Pahlawan Petani Sawit Indonesia pada Hari Pahlawan, 10 November 2022, oleh DPP Apkasindo. Setahun kemudian, ia menerima penghargaan dari Majalah Sawit Indonesia Award 2023 atas perhatiannya terhadap sektor sawit, khususnya di Riau.

Ketua DPW Apkasindo Riau, KH Suher, berharap agar program Jaga Zapin terus dipertahankan dan lebih intens dalam mengawal proses penetapan harga.

Dia menyatakan bahwa sebelum Jaga Zapin, harga penetapan TBS Disbun Riau selalu berada di peringkat 4 atau 5 dari 22 provinsi penghasil sawit. Namun, setelah program ini berjalan, peringkat Riau melonjak ke posisi 1.

Kendati demikian, dalam enam bulan terakhir, harga TBS Riau kembali turun ke peringkat 3-6. “Mungkin diperlukan peningkatan pemantauan dari Kajati Riau saat ini, serta akselerasi Jaga Zapin ke tingkat kabupaten/kota,” tambah Suher.

Jaga Zapin seharusnya membuat semua pihak merasa diuntungkan. “Petani sawit akan mendapatkan keadilan harga, perusahaan memperoleh kepastian hukum, dan negara mendapatkan penerimaan pajak yang transparan,” tutur Suher.***

Tags: kebun sawittbs sawit
Previous Post

Tips Menabung yang Mudah untuk Mahasiswa dan Pelajar

Next Post

Departemen Kehakiman AS Siapkan Solusi untuk Kasus Monopoli Google di Bisnis Mesin Pencari Internet

admin

admin

Next Post
Departemen Kehakiman AS Siapkan Solusi untuk Kasus Monopoli Google di Bisnis Mesin Pencari Internet

Departemen Kehakiman AS Siapkan Solusi untuk Kasus Monopoli Google di Bisnis Mesin Pencari Internet

Recommended

Honor X8D Dibekali Kamera 108 MP dan Baterai Besar 7.000 mAh

Honor X8D Dibekali Kamera 108 MP dan Baterai Besar 7.000 mAh

4 weeks ago
HeHa Sky View Jogja, Destinasi Wisata Hits dengan Panorama Memukau

HeHa Sky View Jogja, Destinasi Wisata Hits dengan Panorama Memukau

4 weeks ago

Trending

Menjelajah Taman Bunga Celosia Semarang, Destinasi Instagramable Berlatar Gunung Ungaran

Menjelajah Taman Bunga Celosia Semarang, Destinasi Instagramable Berlatar Gunung Ungaran

1 month ago

Popular

Menjelajah Taman Bunga Celosia Semarang, Destinasi Instagramable Berlatar Gunung Ungaran

Menjelajah Taman Bunga Celosia Semarang, Destinasi Instagramable Berlatar Gunung Ungaran

1 month ago
Suzuki XL7 Hybrid Alpha Kuro, SUV Hybrid dengan Tampilan Lebih Eksklusif

Suzuki XL7 Hybrid Alpha Kuro, SUV Hybrid dengan Tampilan Lebih Eksklusif

4 weeks ago
Ledakan Mortir Tewaskan 3 Warga Bandung Barat, Diduga Saat Memulung Amunisi Bekas

Ledakan Mortir Tewaskan 3 Warga Bandung Barat, Diduga Saat Memulung Amunisi Bekas

1 month ago
HeHa Sky View Jogja, Destinasi Wisata Hits dengan Panorama Memukau

HeHa Sky View Jogja, Destinasi Wisata Hits dengan Panorama Memukau

4 weeks ago
Tips Menabung yang Mudah untuk Mahasiswa dan Pelajar

Tips Menabung yang Mudah untuk Mahasiswa dan Pelajar

2 years ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com