Sunday, October 25, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home Berita

GoPay, OVO dan LinkAja Bantah Terlibat dalam Aktivitas Judi Online

admin by admin
October 13, 2024
in Berita
0
GoPay, OVO dan LinkAja Bantah Terlibat dalam Aktivitas Judi Online

Berantas Judi Online, Pemerintah Bentuk Satgas Khusus

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Aktivitas judi online di Indonesia terus mengalami peningkatan yang mengkhawatirkan, dengan nilai transaksi mencapai triliunan rupiah.

Data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menunjukkan bahwa beberapa platform dompet digital, seperti GoPay dan OVO, diduga menjadi jalur utama untuk transaksi perjudian online.

Laporan yang diterima Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengungkapkan bahwa transaksi melalui GoPay yang terkait dengan judi online mencapai Rp89 miliar dari 577.316 transaksi.

Selain GoPay, platform dompet digital lain seperti DANA, LinkAja, dan ShopeePay juga diduga terlibat dalam aliran dana besar yang terkait dengan judi online. Angka ini memicu kekhawatiran terhadap lemahnya pengawasan transaksi keuangan digital di Indonesia.

Menanggapi tuduhan tersebut, Kepala Urusan Korporat GoTo Financial, Audrey P. Petriny, menegaskan bahwa GoPay secara tegas memblokir akun yang terindikasi terlibat dalam judi online.

“Kami rutin melakukan pengecekan dan menghentikan layanan GoPay terhadap akun-akun yang terindikasi terlibat dalam judi online, serta melaporkan kepada regulator,” ujar Audrey dalam pernyataannya yang dikutip dari Antara.

GoPay juga menggunakan teknologi canggih, termasuk kecerdasan buatan (AI), untuk memantau transaksi mencurigakan secara real-time.

Selain itu, prosedur verifikasi pengguna melalui electronic Know Your Customer (e-KYC) diterapkan guna mencegah penyalahgunaan akun.

Presiden Direktur OVO, Karaniya Dharmasaputra, juga membantah keterlibatan platformnya dalam memfasilitasi judi online.

“OVO tidak menoleransi segala bentuk penyalahgunaan layanan untuk aktivitas judi dan telah memblokir akun yang teridentifikasi terkait judi online,” tegas Karaniya.

OVO melakukan pemantauan ketat dengan verifikasi data pengguna serta pemadanan biometrik dengan data dari Dukcapil. Pengawasan khusus juga diterapkan terhadap transaksi mencurigakan dan dilaporkan secara rutin kepada PPATK.

CEO LinkAja, Yogi Rizkian Bahar, turut menjelaskan komitmen mereka dalam memberantas praktik judi online di platform mereka. “Kami tidak pernah memfasilitasi transaksi keuangan mencurigakan, termasuk judi online,” kata Yogi.

LinkAja mendukung upaya pemerintah dalam pencegahan judi online dengan mengoptimalkan sistem deteksi fraud (FDS) serta melakukan pemantauan mingguan terhadap akun yang terindikasi melakukan transaksi mencurigakan.

Meskipun ada bantahan dari pihak dompet digital, Kemenkominfo tetap memberikan teguran keras kepada platform yang diduga memfasilitasi transaksi judi online.

Nilai transaksi yang mencapai triliunan rupiah ini menjadi bukti bahwa praktik perjudian online masih sulit diberantas meskipun berbagai platform keuangan digital mengklaim telah mengambil langkah preventif.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, menyatakan bahwa pemerintah akan memperketat pengawasan terhadap dompet digital yang terindikasi terlibat dalam transaksi judi online.

“Kami akan bekerja sama dengan PPATK dan lembaga terkait untuk memastikan dompet digital tidak digunakan sebagai sarana transaksi judi online,” tegasnya.

Meski beberapa platform telah mengambil langkah tegas, banyak pihak meragukan efektivitasnya. Judi online telah menjadi bisnis besar dengan aliran dana yang cepat, sering kali lebih cepat daripada upaya regulasi.***

Previous Post

BRK Syariah Ikut Dukung Kemajuan Industri Halal di Riau

Next Post

Xiaomi Siap Rilis Pad 7 dan Pad 7 Pro, Detail Spesifikasi Terungkap

admin

admin

Next Post
Xiaomi Siap Rilis Pad 7 dan Pad 7 Pro, Detail Spesifikasi Terungkap

Xiaomi Siap Rilis Pad 7 dan Pad 7 Pro, Detail Spesifikasi Terungkap

Recommended

Hadir di Semarang, BTN Housingpreneur Bedah Rumah Zaman Now

Hadir di Semarang, BTN Housingpreneur Bedah Rumah Zaman Now

4 days ago
Layanan Digital Menjawab Kebutuhan Daerah, BRK Syariah dan Dumai Fokus ke QRIS Realtime Split

Layanan Digital Menjawab Kebutuhan Daerah, BRK Syariah dan Dumai Fokus ke QRIS Realtime Split

4 days ago

Trending

Dunia Terancam Kelaparan, Produsen Beras Nomer 1 India Stop Ekspor

Dunia Terancam Kelaparan, Produsen Beras Nomer 1 India Stop Ekspor

3 years ago

Memori WA Penuh? Ini Cara Membersihkan File dengan Aman

11 months ago

Popular

Kembalikan Segalanya Kepada LAA ILAHA ILLALLAH

Kembalikan Segalanya Kepada LAA ILAHA ILLALLAH

4 years ago
Tentara Israel sengaja tembaki warga Palestina yang kumpulkan bantuan

Tentara Israel sengaja tembaki warga Palestina yang kumpulkan bantuan

3 years ago
Google Bagi Duit untuk Para Wanita, Nilainya Tak Tanggung-Tanggung, Rp1,5 Miliar

Google Bagi Duit untuk Para Wanita, Nilainya Tak Tanggung-Tanggung, Rp1,5 Miliar

3 years ago

AS Tuding Intelijen Rusia Retas Kantor Pemerintahan

6 years ago
Tentang Aleix Espargaro yang Hampir Pensiun di 2018

Tentang Aleix Espargaro yang Hampir Pensiun di 2018

5 years ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com