Sunday, August 16, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home finance

Nilai Tukar Rupiah Gagal Bangkit di Tengah Melemahnya Dolar AS

admin by admin
March 10, 2025
in finance
0
Nilai Tukar Rupiah Gagal Bangkit di Tengah Melemahnya Dolar AS
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Nilai tukar rupiah masih lemah pada awal pergadangan pekan ini, Senin, 10 Maret 2025. Padahal, tren pelemahan dolar Amerika Serikat (US$) masih berlanjut.

Rupiah terseret sentimen negatif dari kawasan Asia, khususnya setelah data deflasi Tiongkok meningkatkan kekhawatiran terhadap prospek ekonomi global. Di tengah ketegangan perdagangan antara negara-negara besar, rupiah ikut tertekan bersama mata uang emerging market lainnya.

Menurut data Bloomberg, rupiah dibuka melemah tipis 0,06% ke level Rp16.305 per dolar AS. Rupiah mengalami pelemahan bersama mayoritas mata uang Asia lainnya.

Baht Thailand memimpin pelemahan dengan turun 0,28%, diikuti oleh peso Filipina yang melemah 0,25%, dolar Taiwan 0,13%, ringgit Malaysia 0,12%, serta yuan offshore 0,11%. Sementara itu, yen Jepang menjadi satu-satunya mata uang Asia yang menguat pagi ini, naik sebesar 0,44%.

Di sisi lain, indeks dolar AS terus melemah dan berada di kisaran 103,7 setelah mencatat kinerja mingguan terburuk sejak 2022, dengan penurunan sebesar 3,51% pekan lalu. Namun, pelemahan dolar AS tidak cukup untuk mendorong penguatan rupiah, yang masih terbebani oleh tekanan eksternal dan ketidakpastian ekonomi global.

Di pasar domestik, pelemahan rupiah beriringan dengan pergerakan negatif Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG dibuka turun 0,26% dan terus melemah hingga ke level 6.596, mencatatkan penurunan 0,59% dibanding posisi pekan lalu.

Sementara itu, pasar surat utang mencatat pergerakan variatif. Yield Surat Utang Negara (SUN) tenor 2 tahun turun 3,6 basis poin ke level 6,528%, sedangkan tenor 5 tahun naik 1 basis poin ke 6,678% dan tenor 10 tahun naik tipis 0,7 basis poin ke 6,875%.

Secara teknikal, rupiah memiliki level support psikologis di Rp16.310 per dolar AS, dengan potensi pelemahan lebih lanjut ke Rp16.350 per dolar AS. Jika dalam pekan ini rupiah mampu bertahan di atas Rp16.200 per dolar AS, ada peluang penguatan ke Rp16.100 per dolar AS. Namun, jika tekanan jual berlanjut hingga menembus Rp16.350 per dolar AS, rupiah berisiko terus melemah menuju level support berikutnya di Rp16.400 per dolar AS.

Sebagaimana diketahui, perang dagang antara AS dan Tiongkok kembali memanas setelah Negeri Tirai Bambu memberlakukan tarif balasan sebesar 15% terhadap komoditas pertanian AS mulai hari ini.

Sementara itu, tenggat waktu kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump terhadap Uni Eropa, yang mencakup bea masuk 25% untuk baja dan aluminium, akan berakhir pekan ini. Uni Eropa pun diperkirakan akan memberikan respons resmi dalam waktu dekat.***

Previous Post

BTN Perkuat Employee Wellbeing, Edukasi Karyawan tentang Investasi dan Proteksi

Next Post

Real Madrid Menang 2-1 atas Rayo Vallecano, Tempel Ketat Barcelona di Puncak Klasemen

admin

admin

Next Post
Real Madrid Menang 2-1 atas Rayo Vallecano, Tempel Ketat Barcelona di Puncak Klasemen

Real Madrid Menang 2-1 atas Rayo Vallecano, Tempel Ketat Barcelona di Puncak Klasemen

Recommended

Harga Buyback Emas Antam Makin Tinggi, Naik Rp151 Ribu Sejak Awal 2026

Harga Buyback Emas Antam Makin Tinggi, Naik Rp151 Ribu Sejak Awal 2026

6 days ago
Timnas Indonesia Gagal, PSSI Siapkan Evaluasi Total untuk Piala Asia 2027

Timnas Indonesia Gagal, PSSI Siapkan Evaluasi Total untuk Piala Asia 2027

6 days ago

Trending

Anggaran Kementerian Agama Dipotong Hingga Rp14 Triliun, Nasaruddin Umar Bisa Berbuat Apa?

Anggaran Kementerian Agama Dipotong Hingga Rp14 Triliun, Nasaruddin Umar Bisa Berbuat Apa?

2 years ago
Perang Dagang China dan AS Terus Makin Panas, China Naikkan Tarif Hingga 125% untuk Amerika Serikat

Perang Dagang China dan AS Terus Makin Panas, China Naikkan Tarif Hingga 125% untuk Amerika Serikat

1 year ago

Popular

HeHa Sky View Jogja, Destinasi Wisata Hits dengan Panorama Memukau

HeHa Sky View Jogja, Destinasi Wisata Hits dengan Panorama Memukau

4 weeks ago
Negara Harus Beri Efek Takut Kepada Koruptor

Negara Harus Beri Efek Takut Kepada Koruptor

1 month ago
Menjelajah Taman Bunga Celosia Semarang, Destinasi Instagramable Berlatar Gunung Ungaran

Menjelajah Taman Bunga Celosia Semarang, Destinasi Instagramable Berlatar Gunung Ungaran

1 month ago
Suzuki XL7 Hybrid Alpha Kuro, SUV Hybrid dengan Tampilan Lebih Eksklusif

Suzuki XL7 Hybrid Alpha Kuro, SUV Hybrid dengan Tampilan Lebih Eksklusif

1 month ago
Ledakan Mortir Tewaskan 3 Warga Bandung Barat, Diduga Saat Memulung Amunisi Bekas

Ledakan Mortir Tewaskan 3 Warga Bandung Barat, Diduga Saat Memulung Amunisi Bekas

1 month ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com