Friday, October 9, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home Teknologi

Produksi Chip AI Semakin Membebani Iklim dan Picu Lonjakan Emisi

admin by admin
April 11, 2025
in Teknologi
0
Produksi Chip AI Semakin Membebani Iklim dan Picu Lonjakan Emisi
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Perlombaan global dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI) tengah memicu lonjakan emisi karbon secara drastis. Greenpeace dalam analisis terbarunya mengungkapkan, emisi dari produksi chip semikonduktor untuk kebutuhan AI melonjak lebih dari empat kali lipat sepanjang 2024.

Laporan yang dikutip dari Bloomberg itu menyoroti ketergantungan raksasa teknologi seperti Nvidia Corp dan Microsoft Corp pada produsen chip ternama, seperti Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC), SK Hynix Inc., Samsung Electronics Co., dan Micron Technology Inc. untuk memasok unit pemrosesan grafis (GPU) dan memori. Namun, mayoritas pabrik mereka berlokasi di Taiwan, Korea Selatan, dan Jepang — negara-negara yang sistem kelistrikannya masih didominasi bahan bakar fosil.

Greenpeace memperingatkan, geliat AI yang kian masif justru bisa menjadi ancaman serius terhadap komitmen dekarbonisasi yang digaungkan sejumlah perusahaan teknologi besar dunia. Temuan ini juga mematahkan klaim sejumlah investor, termasuk Bill Gates, yang meyakini bahwa AI akan mempercepat transisi menuju energi bersih. Nyatanya, dalam jangka pendek, teknologi ini justru memperbesar jejak karbon.

Perwakilan TSMC mengatakan perusahaan tetap berkomitmen pada produksi rendah karbon, bahkan menyebut emisi per unit chip buatan mereka turun pada 2024. Namun, pernyataan itu belum dapat diverifikasi secara independen. Sementara itu, Nvidia dan Microsoft menolak memberikan komentar. Pihak Samsung menyatakan belum bisa merespons, sedangkan SK Hynix dan Micron tidak segera menanggapi permintaan klarifikasi.

Dalam laporan keberlanjutannya, Nvidia menyebut pihaknya berupaya mendorong para mitra dalam rantai pasokan untuk menetapkan target pengurangan emisi berbasis sains (science-based targets). Namun, tantangan utamanya adalah pasokan listrik—dan di Asia Timur, listrik masih identik dengan energi kotor.

Alih-alih beralih ke energi terbarukan, sejumlah negara justru memperluas infrastruktur berbasis bahan bakar fosil. Korea Selatan, misalnya, berencana menambah empat gigawatt kapasitas pembangkit listrik berbahan bakar gas alam cair (LNG) di dekat fasilitas produksi chip. Di Taiwan, rencana pembangunan terminal LNG baru juga mengemuka, dengan alasan kebutuhan listrik stabil bagi industri semikonduktor.

Greenpeace mencatat emisi dari produksi chip AI global meningkat 357% sepanjang 2024, melampaui kenaikan konsumsi listrik sebesar 351%. Peningkatan signifikan di Jepang disebut sebagai salah satu penyumbang utama lonjakan emisi per unit chip. Saat ini, lebih dari 83% listrik di Taiwan masih berasal dari bahan bakar fosil. Di Jepang dan Korea Selatan, angkanya masing-masing 68,6% dan 58,5%. Situasi ini mengisyaratkan bahwa di balik gemerlap kemajuan AI, ada ancaman serius bagi masa depan iklim global.***

Sumber: Bisnis.com
Previous Post

Halal Bihalal dan HUT ke-59, BRK Syariah Kukuhkan Komitmen Pelayanan dan Integritas

Next Post

HARGA EMAS ANTAM BATANGAN 11 APRIL 2025: Kembali Melonjak, Rp1.889.000 per Gram

admin

admin

Next Post
HARGA EMAS ANTAM BATANGAN 11 APRIL 2025: Kembali Melonjak, Rp1.889.000 per Gram

HARGA EMAS ANTAM BATANGAN 11 APRIL 2025: Kembali Melonjak, Rp1.889.000 per Gram

Recommended

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi AAA(idn) BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah Jadi Kunci

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi AAA(idn) BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah Jadi Kunci

3 days ago
BTN Housingpreneur Dorong Desain Hunian Estetik yang Bernilai Bisnis

BTN Housingpreneur Dorong Desain Hunian Estetik yang Bernilai Bisnis

5 days ago

Trending

“Jaga Zapin” Terbukti Efektif jaga Stabilitas Harga TBS Kelapa Sawit Riau

“Jaga Zapin” Terbukti Efektif jaga Stabilitas Harga TBS Kelapa Sawit Riau

2 years ago
Hari Buruh, Cabut Omnibus Law hingga Tolak Upah Murah Jadi Tuntutan Utama Kaum Buruh

Hari Buruh, Cabut Omnibus Law hingga Tolak Upah Murah Jadi Tuntutan Utama Kaum Buruh

2 years ago

Popular

Pengangkatan Pejabat Baru di Kejaksaan Tinggi NTT, Berikut Pesan Kajati

Pengangkatan Pejabat Baru di Kejaksaan Tinggi NTT, Berikut Pesan Kajati

2 years ago
Penghujung Tahun 2021, Khas Pekanbaru, RS Hermina, dan JKC Adakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Penghujung Tahun 2021, Khas Pekanbaru, RS Hermina, dan JKC Adakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

5 years ago
Kimia Farma Tunda Penjualan Vaksin Hari Ini

Kimia Farma Tunda Penjualan Vaksin Hari Ini

5 years ago
Panduan Bagaimana Cara Beternak Cacing Tanah untuk Pemula Sampai Panen

Panduan Bagaimana Cara Beternak Cacing Tanah untuk Pemula Sampai Panen

2 years ago
Kulit Hewan Kurban Dijual, Apakah Boleh?

Kulit Hewan Kurban Dijual, Apakah Boleh?

5 years ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com