Sunday, October 25, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home Internasional

AS dan Tiongkok Capai Kesepakatan Baru untuk Percepat Pengiriman Tanah Jarang

admin by admin
June 28, 2025
in Internasional
0
AS dan Tiongkok Capai Kesepakatan Baru untuk Percepat Pengiriman Tanah Jarang

Aktivitas pertambangan | Foto: Ilustrasi / No Glori's

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Amerika Serikat dan Tiongkok (China) sepakat untuk mempercepat pengiriman tanah jarang ke AS. Kesepakatan ini bagian dari upaya meredakan ketegangan perang dagang yang telah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir. Tanah jarang atau logam tanah jarang atau unsur logam langka adalah kumpulan 17 unsur kimia terutama 15 lantanida ditambah skandium dan itrium.

Kesepakatan ini dikonfirmasi oleh seorang pejabat Gedung Putih pada Kamis, 26 Juni 2025, yang menyebut bahwa kedua negara menyetujui kerangka kerja tambahan untuk melaksanakan hasil pertemuan di Jenewa pada Mei lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Beijing menyatakan komitmennya untuk mencabut sejumlah kebijakan balasan non-tarif yang dikenakan sejak April 2025.

“Kesepahaman ini menyangkut percepatan ekspor tanah jarang ke Amerika Serikat,” ujar pejabat tersebut, seraya menambahkan bahwa perjanjian tersebut sudah dicapai pada awal pekan ini, dilansir dari The Guardian.

Presiden Donald Trump sebelumnya telah mengumumkan bahwa AS menandatangani kesepakatan dengan Tiongkok, meski tidak memberikan rincian lebih lanjut. Ia juga menyebut adanya potensi kesepakatan terpisah dengan India.

Tanah jarang merupakan unsur penting dalam berbagai industri strategis, termasuk otomotif, kedirgantaraan, semikonduktor, dan pertahanan. Sejak diberlakukannya tarif balasan oleh China, ekspor berbagai mineral dan magnet penting sempat tertunda, memicu gangguan pada rantai pasok global.

Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, dalam pernyataannya kepada Bloomberg, mengatakan bahwa China akan kembali mengirimkan tanah jarang ke AS. “Begitu mereka kirim, kami akan mencabut tindakan pencegahan kami,” ujarnya.

Meski begitu, proses implementasi kesepakatan diperkirakan tidak mudah. Menurut sumber industri, China sangat berhati-hati dalam hal penggunaan ganda (dual use) tanah jarang, terutama untuk menghindari potensi penggunaannya dalam sektor militer AS.

Pemerintah China bahkan menerapkan prosedur pemeriksaan ketat terhadap pembeli dan memperlambat proses perizinan ekspor.

Sementara itu, pihak Kedutaan Besar China di Washington belum memberikan tanggapan atas perkembangan ini.

Kesepakatan ini menjadi sinyal positif setelah berbulan-bulan ketegangan antara dua ekonomi terbesar dunia, namun jalan menuju kesepakatan dagang yang komprehensif diperkirakan masih panjang.

Sebagai bagian dari langkah-langkah transisi, Reuters sebelumnya melaporkan bahwa tiga produsen mobil utama AS telah diberikan lisensi ekspor sementara oleh pemerintah Tiongkok, untuk mengurangi dampak gangguan rantai pasok.

Pada pertengahan Juni, Trump juga mengungkap bahwa sebagai bagian dari pertukaran dagang, China bersedia mengirimkan magnet dan mineral tanah jarang, sementara AS akan melonggarkan pembatasan terhadap mahasiswa China yang belajar di universitas-universitas Amerika.***

— The Guardian

Previous Post

BRK Syariah Gelar Acara Eksklusif untuk Nasabah Prioritas di Dumai, Bahas Hipertensi dan Diabetes

Next Post

Buah Kecil Berkhasiat Besar, Ini Manfaat Ciplukan untuk Kesehatan

admin

admin

Next Post
Buah Kecil Berkhasiat Besar, Ini Manfaat Ciplukan untuk Kesehatan

Buah Kecil Berkhasiat Besar, Ini Manfaat Ciplukan untuk Kesehatan

Recommended

Hadir di Semarang, BTN Housingpreneur Bedah Rumah Zaman Now

Hadir di Semarang, BTN Housingpreneur Bedah Rumah Zaman Now

4 days ago
Layanan Digital Menjawab Kebutuhan Daerah, BRK Syariah dan Dumai Fokus ke QRIS Realtime Split

Layanan Digital Menjawab Kebutuhan Daerah, BRK Syariah dan Dumai Fokus ke QRIS Realtime Split

4 days ago

Trending

Dunia Terancam Kelaparan, Produsen Beras Nomer 1 India Stop Ekspor

Dunia Terancam Kelaparan, Produsen Beras Nomer 1 India Stop Ekspor

3 years ago

Memori WA Penuh? Ini Cara Membersihkan File dengan Aman

11 months ago

Popular

Kembalikan Segalanya Kepada LAA ILAHA ILLALLAH

Kembalikan Segalanya Kepada LAA ILAHA ILLALLAH

4 years ago
Tentara Israel sengaja tembaki warga Palestina yang kumpulkan bantuan

Tentara Israel sengaja tembaki warga Palestina yang kumpulkan bantuan

3 years ago
Google Bagi Duit untuk Para Wanita, Nilainya Tak Tanggung-Tanggung, Rp1,5 Miliar

Google Bagi Duit untuk Para Wanita, Nilainya Tak Tanggung-Tanggung, Rp1,5 Miliar

3 years ago

AS Tuding Intelijen Rusia Retas Kantor Pemerintahan

6 years ago
Tentang Aleix Espargaro yang Hampir Pensiun di 2018

Tentang Aleix Espargaro yang Hampir Pensiun di 2018

5 years ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com