Tuesday, September 15, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home Ekbis

Dampak Bonus Demografi Bisa Jadi Manfaat atau Bencana Bagi Ekonomi Indonesia, Apa Solusinya?

admin by admin
July 22, 2025
in Ekbis
0
Dampak Bonus Demografi Bisa Jadi Manfaat atau Bencana Bagi Ekonomi Indonesia, Apa Solusinya?

Ketersediaan lapangan pekerjaan yang memadai menjadi salah satu kunci dari keberhasilan dalam memanfaatkan bonus demografi Indonesia | Foto: Kzenon.

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Dampak bonus demografi bisa menjadi manfaat atau bencana bagi perekonomian Indonesia di 2045, kata Ketua Dewan Pertimbangan KADIN Indonesia, Arsjad Rasjid.

Dia mengingatkan bahwa bonus demografi yang selama ini dianggap sebagai peluang emas, bisa berubah menjadi ancaman serius jika tidak dikelola secara tepat.

Menurutnya, tanpa penciptaan lapangan kerja yang memadai, dampak bonus demografi justru dapat menimbulkan krisis sosial dan ekonomi dalam jangka panjang.

“Bonus demografi Indonesia yang diprediksi mencapai puncaknya dengan lebih dari 70% penduduk usia produktif, bisa menjadi bencana demografi jika kita gagal menyediakan lapangan kerja formal yang cukup,” ujar Arsjad dalam sebuah forum pertumbuhan inklusif di Jakarta.

Untuk menjawab tantangan tersebut dan mengoptimalkan manfaat bonus demografi, Arsjad memperkenalkan strategi pembangunan berkelanjutan berbasis tiga pilar, yang ia sebut sebagai pendekatan “3G”:

1. Grow People

Arsjad menekankan pentingnya membangun kualitas sumber daya manusia sebagai syarat utama untuk memanfaatkan bonus demografi. Ia mengungkapkan bahwa saat ini hanya sekitar 10% tenaga kerja Indonesia yang memiliki pendidikan sarjana, sementara mayoritas lulusan hanya SMP dan SD. Bahkan, IQ rata-rata masyarakat Indonesia dikabarkan menurun, menunjukkan urgensi perbaikan sistem pendidikan dan pelatihan vokasi.

“Jika kita gagal meningkatkan kualitas SDM, maka kita gagal memetik manfaat bonus demografi,” tegasnya.

2. Gear Up Industry

Strategi kedua adalah mempercepat reindustrialisasi berbasis nilai tambah sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Arsjad menyoroti pentingnya hilirisasi sektor mineral, perluasan industri di luar Pulau Jawa, serta pelibatan aktif UMKM dalam rantai pasok industri nasional.

Langkah ini diperkirakan bisa menambah hingga USD 25 miliar pada Produk Domestik Bruto (PDB) dan menjadi solusi jangka panjang atas dampak bonus demografi jika tidak diimbangi oleh pertumbuhan industri padat karya.

3. Go Green

Pilar ketiga adalah menjadikan transisi energi sebagai peluang pertumbuhan ekonomi baru. Menurut Arsjad, ini mencakup re-skilling tenaga kerja dari sektor emisi tinggi, memperkuat pembiayaan hijau untuk UMKM, dan memastikan keterlibatan masyarakat lokal dalam proyek-proyek energi terbarukan.

“Transisi energi bukan hanya soal lingkungan, tapi juga membuka potensi besar untuk menciptakan pekerjaan baru yang berkelanjutan,” jelasnya.

Arsjad menekankan, jika ketiga pilar strategi ini dijalankan secara konsisten, Indonesia tak hanya bisa menangkap manfaat bonus demografi, tetapi juga mewujudkan pertumbuhan ekonomi inklusif yang kokoh dalam jangka panjang.***

Previous Post

Bakteri Super Ini Ancam Ekonomi Global, Berpotensi Rugikan Rp34.000 Triliun per Tahun pada 2050

Next Post

Nilai Tukar Rupiah Menguat ke Rp16.276,5 Usai Kesepakatan Dagang AS–Jepang, Dolar AS Melemah

admin

admin

Next Post
Nilai Tukar Rupiah Menguat ke Rp16.276,5 Usai Kesepakatan Dagang AS–Jepang, Dolar AS Melemah

Nilai Tukar Rupiah Menguat ke Rp16.276,5 Usai Kesepakatan Dagang AS–Jepang, Dolar AS Melemah

Recommended

Kuasa Hukum BTN Siap Layangkan Somasi Terkait Klaim Dana Nasabah, Ungkap Fakta di Balik Isu Rp17 Miliar

Kuasa Hukum BTN Siap Layangkan Somasi Terkait Klaim Dana Nasabah, Ungkap Fakta di Balik Isu Rp17 Miliar

15 hours ago
Developer Nakal Rugikan Konsumen dan Bank

Developer Nakal Rugikan Konsumen dan Bank

15 hours ago

Trending

Cocok buat Gamer Ngabuburit, OPPO A74 Resmi Hadir di Indonesia

Cocok buat Gamer Ngabuburit, OPPO A74 Resmi Hadir di Indonesia

5 years ago
Daftar Terbaru 29 Zona Merah Covid-19 di RI, Diantaranya Semarang

Corona RI 18 Oktober Tambah 626, Pasien Sembuh 1.593

5 years ago

Popular

Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

1 month ago
Harga Tiket Taman Safari Prigen Terbaru, Cek Sebelum Berkunjung

Harga Tiket Taman Safari Prigen Terbaru, Cek Sebelum Berkunjung

1 month ago
Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat

Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat

3 weeks ago
BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak

BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak

2 weeks ago
Mitra Pendukung Payroll System, BRK Syariah Terima Penghargaan dair Baznas Riau

Mitra Pendukung Payroll System, BRK Syariah Terima Penghargaan dair Baznas Riau

2 years ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com