Friday, November 6, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home Nasional

Kata Mensos soal BPS Akan Perbarui Indikator Garis Kemiskinan

admin by admin
July 30, 2025
in Nasional
0
Kata Mensos soal BPS Akan Perbarui Indikator Garis Kemiskinan

Ilustrasi.

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Badan Pusat Statistik atau BPS akan memperbaharui indikator pengukuran kesejahteraan masyarakat termasuk acuan garis kemiskinan.

Selama ini, salah satu indikator BPS untuk mengukur garis kemiskinan yakni dari sisi besaran pengeluaran masyarakat sebesar Rp20.305 per hari.

Namun, itu dianggap sudah sangat tidak relevan karena inflasi yang semakin naik.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, pembaruan indikator merupakan bagian dari penyesuaian terhadap perkembangan zaman dan dinamika sosial ekonomi masyarakat.

Pemerintah, kata dia, akan dukungan evaluasi tersebut mengingat data BPS selama ini menjadi acuan penting dalam penyusunan kebijakan kementeriannya.

“Saya kira itu hal yang positif dan perlu kita sambut baik. Kita sendiri tentu menjadikan data BPS sebagai pedoman,” ujar Gus Ipul kepada wartawan, Selasa, 29 Juli 2025.

Saat ini, berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025, BPS menetapkan garis kemiskinan sebesar Rp609.160 per kapita per bulan atau setara Rp20.305 per hari.

Masyarakat dengan pengeluaran di bawah angka tersebut dikategorikan sebagai miskin.

Meski mendukung rencana revisi indikator, Gus Ipul mengingatkan bahwa perubahan tersebut akan berdampak pada penilaian kinerja instansi pemerintah, termasuk Kementerian Sosial.

“Kalau indikatornya berubah, misalnya dari Rp500.000 menjadi Rp700.000, padahal kita sedang bekerja dengan tolok ukur lama, tentu hasil evaluasinya akan tampak berbeda. Begitu juga saat garis kemiskinan ekstrem dinaikkan dari Rp300.000 menjadi Rp400.000, angka kemiskinan otomatis terlihat naik,” jelasnya.

Agar evaluasi kinerja tetap adil dan proporsional, Gus Ipul mengusulkan agar BPS tetap mempertahankan indikator lama sebagai pembanding saat transisi ke indikator baru.

“Sebaiknya kedua ukuran tetap ada — yang lama dan yang baru — supaya kita bisa lihat perbandingan kinerja pemerintah secara objektif. Kalau hanya pakai ukuran baru, bisa muncul gejolak statistik,” pungkasnya.***

Previous Post

Pemerintah Kurangi Impor Minyak dari Timur Tengah, Fokus Kerja Sama Energi Senilai Rp245 Triliun

Next Post

Tarif Impor AS 0%, Harga Migas & Pangan RI Berpotensi Turun

admin

admin

Next Post
Tarif Impor AS 0%, Harga Migas & Pangan RI Berpotensi Turun

Tarif Impor AS 0%, Harga Migas & Pangan RI Berpotensi Turun

Recommended

BTN Kini Ubah Tumpukan Sampah Jadi Mesin Uang Baru!

BTN Kini Ubah Tumpukan Sampah Jadi Mesin Uang Baru!

16 hours ago
Menteri PKP Apresiasi Terobosan BTN, Perkuat Pembiayaan untuk Percepatan Program 3 Juta Rumah

Menteri PKP Apresiasi Terobosan BTN, Perkuat Pembiayaan untuk Percepatan Program 3 Juta Rumah

2 days ago

Trending

IHSG Pagi Ini Dibuka Melemah 20 Poin

Bergerak 2 Arah, Awal Pekan IHSG Dibuka Negatif di 5.986

6 years ago
Prabowo Bakal Tambah Impor LPG dan Minyak AS untuk “Ambil Hati” Trump

Prabowo Bakal Tambah Impor LPG dan Minyak AS untuk “Ambil Hati” Trump

2 years ago

Popular

IHSG Pagi Ini Dibuka Melemah 20 Poin

Bergerak 2 Arah, Awal Pekan IHSG Dibuka Negatif di 5.986

6 years ago
Tentara Israel sengaja tembaki warga Palestina yang kumpulkan bantuan

Tentara Israel sengaja tembaki warga Palestina yang kumpulkan bantuan

3 years ago

AS Tuding Intelijen Rusia Retas Kantor Pemerintahan

6 years ago
Tentang Aleix Espargaro yang Hampir Pensiun di 2018

Tentang Aleix Espargaro yang Hampir Pensiun di 2018

5 years ago
Cukup dari Makanan atau Harus Suplemen? Ini Jawaban Ahli tentang Vitamin Harian

Cukup dari Makanan atau Harus Suplemen? Ini Jawaban Ahli tentang Vitamin Harian

1 year ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com