Monday, August 24, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home Internasional

Israel Fitnah Jurnalis Gaza Sebagai Anggota Hamas Agar Aksi Pembunuhan Mereka Dibenarkan

admin by admin
August 16, 2025
in Internasional
0
Israel Fitnah Jurnalis Gaza Sebagai Anggota Hamas Agar Aksi Pembunuhan Mereka Dibenarkan

Foto: ANTARA / Maulana Surya

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Israel menugaskan unit khusus militer mereka untuk mengidentifikasi jurnalis Palestina agar mereka bisa difitnah sebagai pejuang Hamas yang menyamar.

Tindakan Israel itu diduga untuk meredam kemarahan internasional yang mengecam aksi mereka yang membunuh banyak jurnalis di Gaza saat bertugas, menurut laporan investigasi media Israel-Palestina, +972 Magazine.

Unit tersebut dibentuk setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Tiga sumber intelijen yang dikutip dalam laporan itu menyebut, misi utama mereka adalah mengumpulkan informasi yang bisa memperkuat citra Israel di mata dunia serta menopang dukungan diplomatik dan militer dari sekutu-sekutunya.

Dilansir dari The Guardian, setidaknya dalam satu kasus unit ini memutarbalikkan informasi untuk melabeli seorang jurnalis sebagai militan Hamas.

Tuduhan tersebut sempat berubah sebelum serangan dilakukan, setelah penyelidikan menunjukkan reporter itu benar-benar murni wartawan.

Isu ini mencuat kembali setelah Israel menewaskan jurnalis Al Jazeera, Anas al-Sharif, dan tiga rekannya dalam serangan udara di Gaza awal pekan lalu. Israel mengklaim Sharif sebagai komandan Hamas, namun tuduhan itu dinilai tidak meyakinkan.

Berkas bukti yang disodorkan pun belum diverifikasi, sementara pihak Israel tidak memberikan penjelasan terkait pembunuhan tiga rekannya.

Komite Perlindungan Jurnalis (CPJ) mencatat lebih dari 180 wartawan Palestina tewas akibat serangan Israel dalam kurun waktu kurang dari dua tahun.

Dari jumlah itu, 26 kasus disebut sebagai pembunuhan terarah. CPJ menilai Gaza kini menjadi lokasi paling berbahaya di dunia bagi jurnalis.

Kelompok kebebasan pers menuduh tudingan Israel terhadap jurnalis Palestina bertujuan menciptakan “izin untuk membunuh”.

Sharif sendiri pernah memperingatkan bahwa label Hamas yang dilekatkan kepadanya sejak 2024 hanya dimaksudkan untuk membenarkan serangan terhadap jurnalis.

Tuduhan itu makin gencar setelah liputannya tentang kelaparan di Gaza menjadi viral.

Sumber intelijen yang dikutip +972 menyebut, motif utama “sel legitimasi” bukan soal keamanan nasional, melainkan hubungan masyarakat.

Unit ini disebut diminta segera mencari “bahan narasi” setiap kali kritik media global terhadap Israel meningkat, misalnya ketika banyak jurnalis sipil tewas.

“Kalau ada 20 jurnalis tewas, mereka mencari satu yang bisa dicap Hamas, seakan-akan itu bisa membenarkan pembunuhan yang lain,” kata salah satu sumber.

Selain menyasar jurnalis, unit ini juga disebut mencari informasi tentang dugaan penggunaan rumah sakit dan sekolah oleh Hamas untuk kepentingan militer.

Namun beberapa perwira khawatir strategi ini justru melibatkan penerbitan data rahasia hanya demi kepentingan citra internasional.

“Idenya adalah memberi ruang bagi militer untuk terus beroperasi tanpa tekanan global, agar negara-negara sekutu seperti Amerika Serikat tetap memasok senjata,” kata sumber lain. Hingga berita ini diturunkan, pihak militer Israel (IDF) belum memberikan komentar.***

Previous Post

Angkak dan Beras Merah: Kenali Perbedaan dan Khasiatnya

Next Post

Stok Melimpah, Kenapa Harga Beras Masih Tinggi?

admin

admin

Next Post
Stok Melimpah, Kenapa Harga Beras Masih Tinggi?

Stok Melimpah, Kenapa Harga Beras Masih Tinggi?

Recommended

Ketegangan Timur Tengah Reda, Ini Dampaknya bagi Harga BBM Malaysia

Trump Masukkan Selat Hormuz ke Peta AS, Iran Bereaksi Keras

5 days ago
Pemerintah Belum Buka Bantuan Asing untuk Gempa NTT, Ini Kata Mensesneg

Pemerintah Belum Buka Bantuan Asing untuk Gempa NTT, Ini Kata Mensesneg

6 days ago

Trending

Harga Tiket Taman Safari Prigen Terbaru, Cek Sebelum Berkunjung

Harga Tiket Taman Safari Prigen Terbaru, Cek Sebelum Berkunjung

3 weeks ago
Ketegangan Timur Tengah Reda, Ini Dampaknya bagi Harga BBM Malaysia

Ketegangan Timur Tengah Reda, Ini Dampaknya bagi Harga BBM Malaysia

2 months ago

Popular

Harga Buyback Emas Antam Makin Tinggi, Naik Rp151 Ribu Sejak Awal 2026

Harga Buyback Emas Antam Makin Tinggi, Naik Rp151 Ribu Sejak Awal 2026

2 weeks ago
Harga Tiket Taman Safari Prigen Terbaru, Cek Sebelum Berkunjung

Harga Tiket Taman Safari Prigen Terbaru, Cek Sebelum Berkunjung

3 weeks ago
AS Perketat Robot Humanoid China, Trump Buka Babak Baru Perang Teknologi

AS Perketat Robot Humanoid China, Trump Buka Babak Baru Perang Teknologi

3 weeks ago
Ketegangan Timur Tengah Reda, Ini Dampaknya bagi Harga BBM Malaysia

Ketegangan Timur Tengah Reda, Ini Dampaknya bagi Harga BBM Malaysia

2 months ago
Negara Harus Beri Efek Takut Kepada Koruptor

Negara Harus Beri Efek Takut Kepada Koruptor

1 month ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com