Wednesday, August 19, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home Teknologi

Gelombang Pindah Platform: Pengguna TikTok Melarikan Diri ke Aplikasi Palestina yang Tengah Viral

admin by admin
February 3, 2026
in Teknologi
0
Gelombang Pindah Platform: Pengguna TikTok Melarikan Diri ke Aplikasi Palestina yang Tengah Viral
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Ribuan hingga jutaan pengguna TikTok di berbagai negara, khususnya di Amerika Serikat, mulai beralih ke platform media sosial baru bernama UpScrolled, menyusul pengumuman perubahan kepemilikan TikTok di pasar AS yang kini berada di tangan investor dan perusahaan Amerika Serikat. Fenomena ini menarik perhatian dunia teknologi dan sosial media global.

Migrasi pengguna TikTok ini dipicu oleh kekhawatiran atas perubahan kebijakan, potensi sensor konten, hingga isu privasi yang kini mengiringi aktivasi kembali operasi TikTok di Amerika Serikat setelah masa divestasi dari pemilik sebelumnya. Kekhawatiran tersebut diperparah ketika sejumlah pengguna melaporkan masalah teknis, seperti gangguan unggahan dan pencarian konten setelah perubahan kepemilikan, yang oleh banyak pihak ditafsirkan sebagai indikasi pembatasan terhadap konten tertentu.

Aplikasi Alternatif: UpScrolled dari Palestina

Platform yang ramai dilirik oleh para pengguna yang kecewa itu adalah UpScrolled, sebuah aplikasi jejaring sosial yang diluncurkan pada Juni 2025 oleh pengembang teknologi keturunan Palestina-Yordania-Australia, Issam Hijazi. Aplikasi ini awalnya dibangun dengan tujuan memberikan ruang ekspresi bebas, terutama bagi kelompok yang merasa suaranya dibatasi oleh raksasa media sosial mapan.

Dalam beberapa pekan terakhir, UpScrolled mengalami lonjakan dramatik dalam jumlah pengguna, hingga mencapai jutaan unduhan dalam waktu singkat dan menembus posisi teratas di toko aplikasi seperti Apple App Store di AS, Kanada, dan beberapa negara Eropa.

Menurut data terbaru, pengguna aktif UpScrolled sudah menembus lebih dari 2,5 juta orang pada awal Februari 2026, jauh meningkat dibandingkan beberapa minggu sebelumnya.

Berbeda dengan TikTok, UpScrolled tidak hanya fokus pada video singkat. Platform ini menggabungkan elemen berbagi konten seperti teks, foto, video pendek, dan fitur pesan pribadi, dengan klaim “tanpa sensor tak terlihat” (no shadowban) dan algoritma yang tidak mengedepankan rekomendasi yang sangat terpersonalisasi seperti yang biasa ditemukan di platform besar lain.

Pendiri UpScrolled, Hijazi, menyatakan bahwa platform ini dibuat sebagai tanggapan terhadap apa yang dilihatnya sebagai pembatasan kebebasan berekspresi di media sosial arus utama, terutama terkait isu-isu sensitif seperti perjuangan Palestina. Ia menegaskan bahwa konten legal akan tetap diizinkan di platform tersebut, meskipun ia juga menegaskan perlunya moderasi untuk konten yang jelas-jelas melanggar hukum.

Namun, tidak semua respons terhadap UpScrolled sepenuhnya positif. Sejumlah laporan media internasional mencatat munculnya konten yang bersifat antisemit atau ekstrem di platform tersebut, yang kemudian menimbulkan kritik dan kekhawatiran soal moderasi konten di era baru jejaring sosial ini.

Sementara itu, dukungan terhadap UpScrolled datang dari berbagai kalangan yang melihatnya sebagai peluang bagi pengguna alternatif untuk keluar dari dominasi algoritma platform besar dan menghindari apa yang mereka pandang sebagai kontrol ideologis atau sensor terhadap konten tertentu.

Previous Post

Hobi Menanam Tanaman Hijau: Gaya Hidup Sehat yang Kian Digemari Masyarakat Urban

Next Post

Antara Cinta dan Realitas Ekonomi: Mengapa Banyak Pasangan Enggan Menikah

admin

admin

Next Post
Antara Cinta dan Realitas Ekonomi: Mengapa Banyak Pasangan Enggan Menikah

Antara Cinta dan Realitas Ekonomi: Mengapa Banyak Pasangan Enggan Menikah

Recommended

Harga Buyback Emas Antam Makin Tinggi, Naik Rp151 Ribu Sejak Awal 2026

Harga Buyback Emas Antam Makin Tinggi, Naik Rp151 Ribu Sejak Awal 2026

1 week ago
Timnas Indonesia Gagal, PSSI Siapkan Evaluasi Total untuk Piala Asia 2027

Timnas Indonesia Gagal, PSSI Siapkan Evaluasi Total untuk Piala Asia 2027

1 week ago

Trending

Dolar AS Pagi Ini Menguat, Tekan Rupiah ke Level Rp 14.105

Dolar AS Pagi Ini Berada di Level Rp 14.601

5 years ago
1 Warga Tewas, Banjir-Longsor Landa Pulau Nias

1 Warga Tewas, Banjir-Longsor Landa Pulau Nias

5 years ago

Popular

Negara Harus Beri Efek Takut Kepada Koruptor

Negara Harus Beri Efek Takut Kepada Koruptor

1 month ago
New Honda Vario 125, Skutik Desain Sporty dengan Performa Mesin Irit Tetap Bertenaga

New Honda Vario 125, Skutik Desain Sporty dengan Performa Mesin Irit Tetap Bertenaga

1 month ago
Menjelajah Taman Bunga Celosia Semarang, Destinasi Instagramable Berlatar Gunung Ungaran

Menjelajah Taman Bunga Celosia Semarang, Destinasi Instagramable Berlatar Gunung Ungaran

1 month ago
1 Warga Tewas, Banjir-Longsor Landa Pulau Nias

1 Warga Tewas, Banjir-Longsor Landa Pulau Nias

5 years ago
Air Terjun Kembar Gitgit Bali Utara, Destinasi Wisata Alam Eksotis yang Cocok untuk Healing

Air Terjun Kembar Gitgit Bali Utara, Destinasi Wisata Alam Eksotis yang Cocok untuk Healing

1 month ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com