Monday, October 26, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home Ekbis

Dolar Terancam? Utang AS yang Menggunung Picu Kekhawatiran Global

admin by admin
February 4, 2026
in Ekbis
0
Dolar Terancam? Utang AS yang Menggunung Picu Kekhawatiran Global
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Utang Amerika Serikat (AS) kembali mencatat rekor baru pada 2026, tembus sekitar USD38 triliun atau setara ± Rp637.393 triliun. Lonjakan ini memicu kekhawatiran para ekonom dan pelaku pasar global karena level utang yang sedemikian besar belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah ekonomi modern.

Menurut pendiri hedge fund terbesar dunia, Ray Dalio, lonjakan utang tersebut bukan sekadar angka di neraca fiskal AS, tetapi menandai tekanan struktural yang sangat serius terhadap sistem moneter global yang selama puluhan tahun menjadi tulang punggung perekonomian dunia.

Dalio, yang sering menjadi figur penting dalam diskusi risiko makroekonomi global, menganggap kondisi saat ini sebagai titik akhir dari apa yang ia sebut “Big Cycle” — fase akhir dari siklus panjang sistem utang dan moneter yang berulang sepanjang sejarah. Dalam pandangannya, akumulasi utang yang terus membesar telah menciptakan dilema kebijakan yang sangat rumit dan berpotensi berdampak lintas generasi.

“Kita sekarang sedang menghadapi runtuhnya tatanan moneter. Kita dihadapkan pada dua pilihan yang sama-sama berbahaya: mencetak uang lebih banyak atau membiarkan krisis utang terjadi tanpa kendali,” ujar Dalio dalam berbagai forum internasional termasuk World Economic Forum di Davos.

Dalio menegaskan bahwa pilihan untuk mencetak uang demi membiayai defisit fiskal AS dapat mempercepat pelemahan nilai dolar, sementara membiarkan masalah utang memburuk tanpa kebijakan mitigasi yang tepat bisa memicu guncangan dahsyat pada pasar keuangan global. Kepercayaan terhadap dolar sebagai mata uang cadangan utama dunia pun, menurutnya, sedang diuji.

Perhatian terhadap risiko ini juga mendapat resonansi di pasar komoditas. Harga emas, misalnya, telah mencatat rekor tertinggi baru dalam beberapa waktu terakhir karena investor mencari aset “safe haven” di tengah ketidakpastian keuangan global.

Kekhawatiran Dalio bukan sekadar spekulasi. Lembaga pemantau fiskal independen di AS memperingatkan bahwa utang nasional kini tumbuh lebih cepat daripada ekonomi itu sendiri, menempatkan negara dalam jalur yang bisa memicu berbagai jenis krisis fiskal jika tidak ditangani.

Selain itu, dinamika geopolitik dan pergeseran kebijakan cadangan devisa global menunjukkan bahwa sejumlah negara semakin melakukan diversifikasi dari dolar AS ke aset lain, termasuk emas dan mata uang alternatif. Ini mencerminkan langkah mitigasi risiko dari negara-negara yang khawatir dengan potensi instabilitas sistem moneter global.

Para analis menilai bahwa peringatan Dalio harus menjadi sinyal bagi pembuat kebijakan dan investor global untuk lebih siap menghadapi kemungkinan perubahan besar dalam arsitektur keuangan internasional — baik itu melalui restrukturisasi utang, inflasi yang lebih tinggi, maupun pergeseran peran mata uang utama dalam sistem global.

Previous Post

Energi Hijau untuk Data Center, Microsoft Gandeng PLN Bangun PLTS 200 MW

Next Post

Slow Living ala Gen Z dan Milenial: Sama-Sama Melambat, Tapi Berbeda Cara dan Tujuan

admin

admin

Next Post
Slow Living ala Gen Z dan Milenial: Sama-Sama Melambat, Tapi Berbeda Cara dan Tujuan

Slow Living ala Gen Z dan Milenial: Sama-Sama Melambat, Tapi Berbeda Cara dan Tujuan

Recommended

Hadir di Semarang, BTN Housingpreneur Bedah Rumah Zaman Now

Hadir di Semarang, BTN Housingpreneur Bedah Rumah Zaman Now

6 days ago
Layanan Digital Menjawab Kebutuhan Daerah, BRK Syariah dan Dumai Fokus ke QRIS Realtime Split

Layanan Digital Menjawab Kebutuhan Daerah, BRK Syariah dan Dumai Fokus ke QRIS Realtime Split

6 days ago

Trending

Lakukan Perawatan Ini Untuk Cegah Mobil Karatan

Lakukan Perawatan Ini Untuk Cegah Mobil Karatan

5 years ago
Dunia Terancam Kelaparan, Produsen Beras Nomer 1 India Stop Ekspor

Dunia Terancam Kelaparan, Produsen Beras Nomer 1 India Stop Ekspor

3 years ago

Popular

Kembalikan Segalanya Kepada LAA ILAHA ILLALLAH

Kembalikan Segalanya Kepada LAA ILAHA ILLALLAH

4 years ago
Tentara Israel sengaja tembaki warga Palestina yang kumpulkan bantuan

Tentara Israel sengaja tembaki warga Palestina yang kumpulkan bantuan

3 years ago
Google Bagi Duit untuk Para Wanita, Nilainya Tak Tanggung-Tanggung, Rp1,5 Miliar

Google Bagi Duit untuk Para Wanita, Nilainya Tak Tanggung-Tanggung, Rp1,5 Miliar

3 years ago

AS Tuding Intelijen Rusia Retas Kantor Pemerintahan

6 years ago
Tentang Aleix Espargaro yang Hampir Pensiun di 2018

Tentang Aleix Espargaro yang Hampir Pensiun di 2018

5 years ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com