Sunday, September 13, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home finance

Harga Emas Naik, Begini Panduan Cerdas Memilih Perhiasan agar Tetap Untung

admin by admin
February 11, 2026
in finance
0
Harga Emas Naik, Begini Panduan Cerdas Memilih Perhiasan agar Tetap Untung
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Lonjakan harga emas dalam beberapa waktu terakhir membuat banyak orang berpikir ulang sebelum membeli perhiasan. Di satu sisi, emas dikenal sebagai aset lindung nilai yang relatif stabil saat kondisi ekonomi bergejolak. Di sisi lain, harga yang terus merangkak naik membuat konsumen perlu lebih cermat agar tidak sekadar membeli karena tren.

Membeli perhiasan di tengah kenaikan harga emas sebenarnya tetap bisa menjadi langkah tepat, asalkan dilakukan dengan strategi yang matang. Berikut panduan lengkap agar Anda tetap mendapatkan nilai terbaik.

1. Bedakan Tujuan: Investasi atau Gaya?

Langkah pertama adalah menentukan tujuan pembelian. Jika perhiasan dibeli murni untuk investasi, sebaiknya pilih desain sederhana dengan kadar emas tinggi, seperti 22 karat atau 24 karat. Perhiasan minimalis tanpa banyak batu atau ornamen biasanya memiliki potongan biaya produksi yang lebih rendah, sehingga nilai emasnya lebih dominan.

Namun jika tujuan utama adalah penampilan, Anda bisa mempertimbangkan desain yang lebih artistik, dengan tetap memperhatikan kadar emas dan nilai jual kembali.

2. Perhatikan Kadar dan Sertifikasi

Kadar emas menentukan kemurnian dan harga. Di Indonesia, perhiasan umumnya tersedia dalam kadar 17 karat, 18 karat, hingga 22 karat. Semakin tinggi kadar, semakin besar kandungan emas murninya.

Pastikan perhiasan dilengkapi sertifikat atau cap kadar resmi. Sertifikasi penting untuk memastikan keaslian serta memudahkan saat ingin menjual kembali.

3. Hitung Biaya Pembuatan (Making Cost)

Saat harga emas naik, biaya pembuatan menjadi faktor yang perlu diperhitungkan. Perhiasan dengan desain rumit biasanya memiliki making cost lebih tinggi. Jika ingin menjaga nilai investasi, pilih model yang sederhana agar selisih harga saat dijual kembali tidak terlalu besar.

4. Bandingkan Harga dan Reputasi Toko

Harga emas bisa berbeda antar toko karena kebijakan margin masing-masing. Sebelum membeli, lakukan survei harga di beberapa tempat. Pilih toko dengan reputasi baik dan transparansi harga.

Jangan tergoda diskon besar tanpa memahami detailnya. Terkadang potongan harga hanya berlaku pada ongkos pembuatan, bukan harga emasnya.

5. Perhatikan Waktu Pembelian

Harga emas cenderung fluktuatif mengikuti kondisi global, seperti pergerakan dolar AS, suku bunga, dan situasi geopolitik. Jika memungkinkan, pantau tren harga beberapa hari atau minggu sebelum membeli. Membeli saat harga stabil atau sedikit terkoreksi bisa lebih menguntungkan.

6. Simpan dengan Aman dan Rawat dengan Benar

Nilai perhiasan juga dipengaruhi kondisi fisiknya. Simpan di tempat kering dan terpisah agar tidak tergores. Bersihkan secara berkala agar tetap berkilau dan tidak mengalami kerusakan.

Emas Tetap Menarik di Tengah Ketidakpastian

Meski harga sedang tinggi, emas tetap menjadi pilihan banyak orang karena sifatnya yang tahan inflasi dan relatif stabil dibanding aset berisiko. Perhiasan emas bahkan memiliki nilai ganda: fungsi estetika dan potensi investasi.

Dengan perencanaan yang tepat, membeli perhiasan di tengah kenaikan harga emas bukan keputusan yang merugikan. Justru bisa menjadi langkah cerdas jika Anda memahami kadar, biaya, dan momentum pembelian.

Previous Post

Bikin Komik dari ChatGPT? Begini Cara Mudah Mengubah Ide Jadi Cerita Bergambar

Next Post

Buah Kelapa: Superfood Tropis Serbaguna yang Kaya Nutrisi dan Peluang Ekonomi

admin

admin

Next Post
Buah Kelapa: Superfood Tropis Serbaguna yang Kaya Nutrisi dan Peluang Ekonomi

Buah Kelapa: Superfood Tropis Serbaguna yang Kaya Nutrisi dan Peluang Ekonomi

Recommended

BTN Percepat Beyond Mortgage, Porsi Kredit Non-Perumahan Dibidik 30%

BTN Percepat Beyond Mortgage, Porsi Kredit Non-Perumahan Dibidik 30%

2 days ago
Balé by BTN Bkin Generasi Muda Makin Gampang Miliki Rumah Impian

Balé by BTN Bkin Generasi Muda Makin Gampang Miliki Rumah Impian

4 days ago

Trending

Cocok buat Gamer Ngabuburit, OPPO A74 Resmi Hadir di Indonesia

Cocok buat Gamer Ngabuburit, OPPO A74 Resmi Hadir di Indonesia

5 years ago
Daftar Terbaru 29 Zona Merah Covid-19 di RI, Diantaranya Semarang

Corona RI 18 Oktober Tambah 626, Pasien Sembuh 1.593

5 years ago

Popular

Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

4 weeks ago
Dolar AS Pagi Ini Menguat, Tekan Rupiah ke Level Rp 14.105

Dolar AS Pagi Ini Berada di Level Rp 14.601

5 years ago
Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat

Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat

3 weeks ago
BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak

BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak

2 weeks ago
Harga Tiket Taman Safari Prigen Terbaru, Cek Sebelum Berkunjung

Harga Tiket Taman Safari Prigen Terbaru, Cek Sebelum Berkunjung

1 month ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com