Wednesday, September 16, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home Ekbis

PLTP Gunung Ungaran Dinilai Bisa Tekan Emisi dan Buka Peluang Ekonomi Warga

admin by admin
September 16, 2026
in Ekbis
0
PLTP Gunung Ungaran Dinilai Bisa Tekan Emisi dan Buka Peluang Ekonomi Warga
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Rencana pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Gunung Ungaran, Jawa Tengah, dinilai memiliki peluang untuk memberikan manfaat ganda. Selain menambah pasokan energi dari sumber terbarukan, proyek tersebut disebut berpotensi mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar wilayah pengembangan.

Akademisi Teknik Geologi Universitas Diponegoro (Undip), Yoga Aribowo, mengatakan pemanfaatan energi panas bumi dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas lingkungan karena emisinya relatif rendah dibandingkan pembangkit berbahan bakar fosil.

Menurut Yoga, semakin besar porsi pembangkit listrik dari panas bumi, kontribusinya terhadap pengurangan emisi juga berpotensi meningkat. Dampaknya tidak hanya berkaitan dengan kualitas udara, tetapi juga lingkungan secara lebih luas.

Yoga menjelaskan PLTP memanfaatkan energi yang tersimpan dalam reservoir panas bumi di bawah permukaan. Uap dan air panas dari reservoir digunakan untuk menghasilkan energi listrik.

Ia menyebut emisi karbon dioksida dari pembangkit panas bumi berada di kisaran 100 gram per kilowatt hour (kWh), sedangkan emisi hidrogen sulfida (H2S) diperkirakan kurang dari 1 gram per kWh.

Dalam proses pemanfaatannya, fluida panas bumi yang telah digunakan dapat dikembalikan ke reservoir melalui mekanisme reinjeksi. Cara tersebut menjadi bagian dari pengelolaan sumber daya panas bumi agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Namun, pengembangan panas bumi tetap membutuhkan pengelolaan lingkungan secara hati-hati. Pemerintah menyatakan aspek teknis, keselamatan, lingkungan, tata ruang, hingga perlindungan kawasan budaya harus menjadi bagian dari setiap tahapan proyek Gunung Ungaran.

Selain aspek energi dan lingkungan, pengembangan PLTP juga dinilai dapat memberikan efek ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Yoga mengatakan aktivitas proyek berpotensi menciptakan lapangan pekerjaan secara langsung maupun tidak langsung. Kehadiran pekerja dan kegiatan proyek juga dapat meningkatkan permintaan terhadap berbagai kebutuhan sehari-hari.

Peluang tersebut antara lain dapat muncul pada usaha warung makan, toko, transportasi, hingga tempat tinggal atau kos bagi pekerja.

Dengan demikian, manfaat proyek panas bumi tidak hanya dihitung dari listrik yang dihasilkan, tetapi juga dari aktivitas ekonomi yang berkembang di sekitar kawasan proyek.

Dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034, PLTP Gunung Ungaran direncanakan memiliki kapasitas sekitar 55 megawatt (MW) dengan target operasi pada 2031.

Meski demikian, angka tersebut belum berarti kapasitas pembangkit sudah pasti. Kementerian ESDM menjelaskan potensi reservoir dan kelayakan proyek masih harus dibuktikan melalui eksplorasi, termasuk pengeboran berdasarkan hasil kajian geologi dan geofisika.

Tahapan eksplorasi juga diperlukan untuk mengetahui karakteristik reservoir serta memastikan proyek memenuhi persyaratan teknis dan ekonomi sebelum dapat memasuki tahap pengembangan berikutnya.

Pengembangan PLTP Gunung Ungaran berada di kawasan yang memiliki beragam fungsi, termasuk lingkungan alam, pertanian, pariwisata, serta kawasan cagar budaya.

Salah satu perhatian pemerintah adalah keberadaan Candi Gedong Songo. Kementerian ESDM menyatakan perlindungan kawasan cagar budaya menjadi bagian dari pertimbangan dalam seluruh proses pengembangan proyek.

Pemerintah juga menyebut penggunaan lahan untuk fasilitas PLTP nantinya hanya sebagian kecil dari keseluruhan wilayah kerja panas bumi. Penentuan lokasi pengeboran dilakukan berdasarkan kajian teknis serta mempertimbangkan kondisi lingkungan dan tata ruang.

Karena itu, pengembangan PLTP Gunung Ungaran masih membutuhkan serangkaian kajian sebelum keputusan pembangunan dapat dilakukan.

Jika hasil eksplorasi menunjukkan potensi yang layak dan seluruh persyaratan terpenuhi, pengembangan panas bumi di Gunung Ungaran berpotensi menghadirkan sumber listrik terbarukan sekaligus membuka aktivitas ekonomi baru bagi masyarakat.

Namun, realisasi manfaat tersebut tetap bergantung pada hasil eksplorasi, kajian lingkungan, perizinan, serta pengelolaan dampak di lapangan.

Dengan pendekatan yang memperhatikan kepentingan energi, lingkungan, masyarakat, dan kawasan budaya secara bersamaan, proyek panas bumi di Gunung Ungaran diharapkan dapat dikembangkan berdasarkan kondisi nyata wilayah dan hasil kajian yang terukur.

Previous Post

Drone Houthi Mengarah ke Mekkah, Pertahanan Udara Saudi Bergerak dan Peringatan Keamanan Diaktifkan

Next Post

Laba Bersih BTN Konsolidasi Tumbuh 35,89%, Kredit dan Pembiayaan yang Tembus Rp431 Triliun

admin

admin

Next Post
Laba Bersih BTN  Konsolidasi Tumbuh 35,89%,  Kredit dan Pembiayaan yang Tembus Rp431 Triliun

Laba Bersih BTN Konsolidasi Tumbuh 35,89%, Kredit dan Pembiayaan yang Tembus Rp431 Triliun

Recommended

Laba Bersih BTN  Konsolidasi Tumbuh 35,89%,  Kredit dan Pembiayaan yang Tembus Rp431 Triliun

Laba Bersih BTN Konsolidasi Tumbuh 35,89%, Kredit dan Pembiayaan yang Tembus Rp431 Triliun

1 hour ago
PLTP Gunung Ungaran Dinilai Bisa Tekan Emisi dan Buka Peluang Ekonomi Warga

PLTP Gunung Ungaran Dinilai Bisa Tekan Emisi dan Buka Peluang Ekonomi Warga

3 hours ago

Trending

Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

1 month ago
Developer Nakal Rugikan Konsumen dan Bank

Developer Nakal Rugikan Konsumen dan Bank

2 days ago

Popular

Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

1 month ago
Harga Tiket Taman Safari Prigen Terbaru, Cek Sebelum Berkunjung

Harga Tiket Taman Safari Prigen Terbaru, Cek Sebelum Berkunjung

2 months ago
Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat

Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat

3 weeks ago
BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak

BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak

2 weeks ago
Danantara Housing Expo Perkuat Ekosistem Perumahan, BTN Dorong KPR Makin Terjangkau

Danantara Housing Expo Perkuat Ekosistem Perumahan, BTN Dorong KPR Makin Terjangkau

3 weeks ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com