Tuesday, October 6, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home Teknologi

Claude AI Segera Beri Watermark pada Teks dan File, Apa Dampaknya bagi Pengguna?

admin by admin
August 14, 2026
in Teknologi
0
Claude AI Segera Beri Watermark pada Teks dan File, Apa Dampaknya bagi Pengguna?
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Anthropic mengambil langkah baru untuk menandai konten yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI). Perusahaan di balik Claude tersebut menerapkan teknologi watermark tak terlihat pada teks yang dihasilkan model AI-nya.

Langkah ini dirancang agar keterlibatan Claude dalam pembuatan sebuah teks dapat lebih mudah diketahui. Anthropic menjelaskan bahwa sistem tersebut juga berkaitan dengan upaya memenuhi ketentuan transparansi dalam EU AI Act, khususnya aturan mengenai identifikasi konten yang dibuat AI.

Berbeda dengan tanda air pada foto atau dokumen yang biasanya dapat dilihat secara langsung, watermark Claude berada di balik teks.

Anthropic menggunakan pola statistik dalam pemilihan kata ketika Claude menghasilkan tulisan. Pola tersebut dirancang agar tidak mengubah makna maupun kualitas tulisan, tetapi tetap dapat menjadi tanda yang menunjukkan kemungkinan keterlibatan Claude.

Dengan mekanisme tersebut, sebuah tulisan dapat tetap terlihat seperti teks biasa bagi pembaca. Namun, sistem pendeteksi dengan kunci yang sesuai nantinya dapat digunakan untuk mencari pola watermark tersebut.

Anthropic juga menyatakan bahwa watermark dapat tetap mengikuti teks ketika hasil tulisan disalin dan ditempel ke tempat lain.

Bukan hanya teks, Anthropic juga menyiapkan mekanisme penanda untuk file yang dibuat menggunakan Claude.

Untuk sejumlah format file, termasuk SVG, PNG, dan JPG, perusahaan menggunakan metadata asal-usul digital berbasis standar C2PA. Metadata ini dirancang untuk memberikan informasi mengenai asal sebuah konten dan membantu proses verifikasi.

Namun, sistem pada file berbeda dengan watermark teks. Metadata digital dapat hilang ketika file mengalami perubahan format atau proses tertentu yang menghapus informasi asal-usulnya. Karena itu, keberadaan maupun ketiadaan metadata tidak selalu dapat dijadikan bukti mutlak mengenai siapa yang membuat sebuah file.

Anthropic memberikan catatan penting mengenai teknologi ini.

Adanya watermark tidak otomatis membuktikan bahwa Claude merupakan pencipta asli sebuah tulisan. Claude bisa saja digunakan untuk membantu menyunting, menerjemahkan, atau memproses teks yang sebelumnya dibuat manusia.

Sebaliknya, teks yang tidak memiliki watermark juga tidak serta-merta membuktikan bahwa tulisan tersebut sepenuhnya dibuat manusia. Teknologi watermark memiliki keterbatasan dalam menentukan asal-usul sebuah karya secara absolut.

Karena itu, fungsi utama teknologi ini lebih berkaitan dengan provenance atau jejak keterlibatan AI, bukan menentukan siapa yang menjadi penulis sebuah karya.

Kebijakan penandaan ini diterapkan pada model Claude yang dirilis mulai 2 Agustus 2026 dan secara bertahap akan diperluas ke model-model sebelumnya. Anthropic menyatakan penerapannya dilakukan secara global, bukan hanya untuk pengguna di Uni Eropa.

Keputusan tersebut muncul ketika regulasi mengenai transparansi konten AI mulai semakin ketat. EU AI Act mewajibkan konten sintetis tertentu dapat diidentifikasi sebagai hasil atau bantuan AI.

Anthropic sebelumnya menjelaskan bahwa sejumlah perusahaan teknologi besar juga bergerak menuju penerapan mekanisme transparansi serupa.

Penerapan watermark ini berpotensi memberikan dampak besar bagi pengguna AI, terutama mereka yang menggunakan Claude untuk membuat tulisan, kode, maupun berbagai jenis dokumen.

Di satu sisi, teknologi tersebut dapat membantu meningkatkan transparansi. Pembaca, institusi pendidikan, perusahaan, dan organisasi lainnya memiliki cara tambahan untuk mengetahui apakah AI kemungkinan terlibat dalam pembuatan sebuah konten.

Di sisi lain, muncul pertanyaan mengenai bagaimana watermark tersebut akan digunakan dan ditafsirkan. Sebuah tanda bahwa Claude terlibat tidak selalu berarti seluruh isi konten dibuat oleh AI.

Anthropic sendiri berencana menyediakan lebih banyak informasi dan perangkat untuk membantu mendeteksi watermark tersebut. Dengan begitu, teknologi penanda AI diharapkan tidak hanya menjadi fitur tersembunyi, tetapi juga bagian dari ekosistem verifikasi konten digital.

Langkah Anthropic ini menandai babak baru dalam perkembangan AI. Persaingan perusahaan teknologi kini tidak hanya berkutat pada siapa yang memiliki model paling pintar, tetapi juga bagaimana hasil kerja AI dapat dikenali, dilacak, dan dipertanggungjawabkan.

Previous Post

Cegah Defisit Tidak Membengkak, Anggaran MBG 2027 Diusulkan untuk Dipangkas

Next Post

Penerapan PPh 22 Marketplace Ditunda, Ini Pertimbangan Purbaya

admin

admin

Next Post
Penerapan PPh 22 Marketplace Ditunda, Ini Pertimbangan Purbaya

Penerapan PPh 22 Marketplace Ditunda, Ini Pertimbangan Purbaya

Recommended

BTN Housingpreneur Dorong Desain Hunian Estetik yang Bernilai Bisnis

BTN Housingpreneur Dorong Desain Hunian Estetik yang Bernilai Bisnis

2 days ago
Perluas Peran di Ekosistem Pangan ID FOOD, BTN Siap Gelontorkan Pembiayaan Rp3 Triliun

Perluas Peran di Ekosistem Pangan ID FOOD, BTN Siap Gelontorkan Pembiayaan Rp3 Triliun

4 days ago

Trending

Update Covid-19 di Kabupaten Tegal, Terkonfirmasi Saat Ini 4.701 Kasus

Pasien Covid-19 Aktif di Jatim Capai 5.880, Terbanyak dari Bangkalan

5 years ago
Helm Bau Apek? Ini Cara Mudah dan Jitu Bersihkan Helm

Helm Bau Apek? Ini Cara Mudah dan Jitu Bersihkan Helm

5 years ago

Popular

Kimia Farma Tunda Penjualan Vaksin Hari Ini

Kimia Farma Tunda Penjualan Vaksin Hari Ini

5 years ago
Penghujung Tahun 2021, Khas Pekanbaru, RS Hermina, dan JKC Adakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Penghujung Tahun 2021, Khas Pekanbaru, RS Hermina, dan JKC Adakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

5 years ago
Pengangkatan Pejabat Baru di Kejaksaan Tinggi NTT, Berikut Pesan Kajati

Pengangkatan Pejabat Baru di Kejaksaan Tinggi NTT, Berikut Pesan Kajati

2 years ago
Sejarah Perkembangan Olahraga untuk Atlet Penyandang Disabilitas

Sejarah Perkembangan Olahraga untuk Atlet Penyandang Disabilitas

2 years ago
Google Bagi Duit untuk Para Wanita, Nilainya Tak Tanggung-Tanggung, Rp1,5 Miliar

Google Bagi Duit untuk Para Wanita, Nilainya Tak Tanggung-Tanggung, Rp1,5 Miliar

3 years ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com