Thursday, October 8, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home Traveling

Jangan Sedih, Ini Tips Isi Waktu Meski Tak Mudik Lebaran

admin by admin
April 30, 2021
in Traveling
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Pemerintah Indonesia resmi melarang mobilitas mudik periode 6 hingga 17 Mei 2021, yang membuat masyarakat harus menelan kekecewaan lantaran tidak bisa mudik di Hari Raya Idul Fitri untuk kedua kalinya akibat pandemi Covid-19.

Tidak hanya kecewa, mungkin sebagian ada yang merasa tidak ikhlas akibat tidak bisa mudik. Psikolog Irma Gustiana mengingatkan untuk berhati-hati karena tidak bisa ikhlas bisa merusak kesehatan fisik dan mental seseorang.

“Kalau tidak ikhlas menjalani prosesnya nanti kualitas hidup kita akan menurun, menghalangi level kebahagiaan kita,” ujar Irma dalam acara OVO #RaihIkhlas.

Ini beberapa tips untuk bisa ikhlas ketika tidak bisa mudik saat berlebaran dari Irma, yang ia rangkum dalam kata I.K.H.L.A.S sebagai berikut:

1. Isi waktu dengan hobi baru

Di masa pandemi banyak sekali orang yang tiba-tiba memiliki hobi baru seperti memelihara tanaman, memelihara hewan, mendekorasi rumah, hingga hobi memasak. Hobi baru inilah yang menurut Irma bisa mengisi waktu untuk perlahan melupakan kesedihan akibat tidak bisa mudik.

“Jadi sebetulnya mencari kesibukkan buat kita memecah perhatian dari hal-hal negatif, yang membuat negatif thinking jadi berkurang,” ujar Irma.

2. Kajian, tadarus hingga berbuka puasa online

Meski terhalang jarak, bukan berarti menimba ilmu tidak bisa kita lakukan. Selama Ramadhan melakukan kajian ilmu agama, hingga tadarus akan lebih bermanfaat dan menenangkan hati.

“Jika di masa Ramadhan sebelumnya nggak bisa hafal, maka coba lebih fokus di Ramadhan kali ini. Jadi walaupun jauh, tapi dekat di layar,” ungkapnya.

3. Hayati dan terima segala cobaan

Tidak bisa pulang dan berkumpul bersama keluarga adalah cobaan, maka cobalah merenung karena tindakan ini diambil dengan tujuan melindungi keluarga dari penularan virus, mencegah lebih banyak orang jatuh sakit.

“Hayati ini sebagai proses bertumbuh dan berkembang dari setiap individu,” tuturnya.

4. Luangkan waktu merawat diri

Daripada bersibuk diri dengan merutuki kondisi yang tidak bisa mudik, maka bisa banget luangkan waktu untuk bisa lebih menyayangi dan merawat diri sendiri.

“Misalnya luangkan waktu untuk menjaga kebugaran, meningkatkan imunitas dengan berolahraga dan makan makanan sehat,” jelasnya.

5. Abaikan informasi yang berdampak negatif

Mengikuti informasi dan perkembangan dunia memang penting, tapi jika informasi itu hanya menghasilkan kecemasan sebaiknya diabaikan.

Misalnya informasi seputar orang yang diam-diam mudik lalu menularkan orang di kampung halaman, atau bertambahnya kasus Covid-19.

6. Saling mendukung

Manusia adalah makhluk sosial, maka sudah kodratnya hidup saling berdampingan satu sama lain. Misalnya karena ada anak rantau yang tidak bisa mudik, orang di sekitar bisa lebih peduli untuk memberikan makanan atau saling berbagi cerita dan kebahagiaan.

Previous Post

Kasus Positif Covid-19 Melonjak Tajam di Pekanbaru, Satgas Sebut Ruang ICU di RS Penuh

Next Post

Turun Lagi, Ini Rincian Harga Emas Antam di Awal Mei

admin

admin

Next Post

Turun Lagi, Ini Rincian Harga Emas Antam di Awal Mei

Recommended

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi AAA(idn) BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah Jadi Kunci

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi AAA(idn) BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah Jadi Kunci

3 days ago
BTN Housingpreneur Dorong Desain Hunian Estetik yang Bernilai Bisnis

BTN Housingpreneur Dorong Desain Hunian Estetik yang Bernilai Bisnis

4 days ago

Trending

“Jaga Zapin” Terbukti Efektif jaga Stabilitas Harga TBS Kelapa Sawit Riau

“Jaga Zapin” Terbukti Efektif jaga Stabilitas Harga TBS Kelapa Sawit Riau

2 years ago
Hari Buruh, Cabut Omnibus Law hingga Tolak Upah Murah Jadi Tuntutan Utama Kaum Buruh

Hari Buruh, Cabut Omnibus Law hingga Tolak Upah Murah Jadi Tuntutan Utama Kaum Buruh

2 years ago

Popular

Pengangkatan Pejabat Baru di Kejaksaan Tinggi NTT, Berikut Pesan Kajati

Pengangkatan Pejabat Baru di Kejaksaan Tinggi NTT, Berikut Pesan Kajati

2 years ago
Kimia Farma Tunda Penjualan Vaksin Hari Ini

Kimia Farma Tunda Penjualan Vaksin Hari Ini

5 years ago
Penghujung Tahun 2021, Khas Pekanbaru, RS Hermina, dan JKC Adakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Penghujung Tahun 2021, Khas Pekanbaru, RS Hermina, dan JKC Adakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

5 years ago
Sejarah Perkembangan Olahraga untuk Atlet Penyandang Disabilitas

Sejarah Perkembangan Olahraga untuk Atlet Penyandang Disabilitas

2 years ago
“Jaga Zapin” Terbukti Efektif jaga Stabilitas Harga TBS Kelapa Sawit Riau

“Jaga Zapin” Terbukti Efektif jaga Stabilitas Harga TBS Kelapa Sawit Riau

2 years ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com