Monday, September 21, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home Teknologi

Berapa Persen Sebaiknya Cas HP? Begini Penjelasan Ahli

admin by admin
October 2, 2025
in Teknologi
0
Berapa Persen Sebaiknya Cas HP? Begini Penjelasan Ahli
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Banyak pengguna smartphone sering bertanya-tanya, kapan waktu terbaik untuk mengisi daya baterai ponsel? Apakah harus menunggu benar-benar habis sampai nol persen, atau justru lebih baik sering diisi meski masih tersisa banyak? Pertanyaan ini muncul karena sebagian orang percaya cara mengisi daya bisa memengaruhi umur panjang baterai.

Menurut penjelasan para pakar teknologi, baterai smartphone modern yang mayoritas menggunakan jenis Lithium-Ion (Li-Ion) dan Lithium-Polymer (Li-Po) memiliki karakteristik berbeda dengan baterai lama. Baterai jenis ini tidak lagi memiliki efek memori seperti baterai generasi sebelumnya. Artinya, pengguna tidak perlu menunggu hingga baterai habis total sebelum melakukan pengisian.

Para ahli menyarankan agar baterai ponsel tetap berada pada kisaran 20 persen hingga 80 persen. Mengisi daya di rentang ini dianggap lebih sehat bagi sel baterai dibandingkan membiarkannya sering kosong atau justru terlalu penuh hingga 100 persen. Mengapa demikian? Saat baterai benar-benar kosong atau sebaliknya terus-menerus penuh, sel baterai akan bekerja lebih keras sehingga mempercepat penurunan kapasitas dalam jangka panjang.

Mengisi daya hingga 100 persen sesekali sebenarnya tidak masalah, misalnya ketika pengguna butuh ponsel bertahan seharian penuh saat bepergian. Namun jika dilakukan setiap hari, kebiasaan ini bisa membuat baterai cepat aus. Sebaliknya, membiarkan ponsel habis sampai nol persen secara berulang juga berpotensi merusak struktur kimia dalam baterai.

Beberapa produsen smartphone bahkan kini telah menyematkan fitur Battery Protection atau Optimized Charging. Fitur ini memungkinkan sistem menghentikan pengisian sebelum benar-benar mencapai 100 persen, atau menyesuaikan waktu pengisian agar baterai tetap stabil. Dengan begitu, pengguna tidak perlu terlalu khawatir jika sering men-charge ponsel semalaman, karena sistem akan otomatis menahan daya agar tidak membebani baterai.

Selain memperhatikan persentase pengisian, kebiasaan saat men-charge juga perlu diperhatikan. Disarankan untuk menggunakan charger asli atau yang sesuai standar pabrikan, menghindari suhu panas berlebihan, serta tidak menggunakan ponsel terlalu intensif saat sedang diisi. Faktor-faktor ini sama pentingnya dalam menjaga umur panjang baterai.

Singkatnya, waktu terbaik untuk mengisi baterai ponsel adalah ketika berada di kisaran 20 hingga 80 persen. Dengan cara ini, daya tahan baterai bisa lebih awet dan performa ponsel tetap stabil untuk jangka panjang. Jadi, tidak perlu lagi bingung apakah harus menunggu baterai habis atau selalu mengisinya penuh — cukup jaga agar tetap di rentang aman.

Previous Post

BRK Syariah Perluas Layanan Prioritas, Jalin Kerjasama dengan Platinum Lounge Bandara SSK II Pekanbaru

Next Post

Slow Living: Seni Hidup Tenang di Tengah Dunia yang Serba Cepat

admin

admin

Next Post
Slow Living: Seni Hidup Tenang di Tengah Dunia yang Serba Cepat

Slow Living: Seni Hidup Tenang di Tengah Dunia yang Serba Cepat

Recommended

Ekspansi Bisnis Perbankan Digital, BTN Perkuat Kemitraan Strategis dengan Universitas Lampung

Ekspansi Bisnis Perbankan Digital, BTN Perkuat Kemitraan Strategis dengan Universitas Lampung

3 days ago
Peminat Membludak, Obligasi Sosial BTN Oversubscribed 2,9 Kali Mencapai Rp2,9 Triliun

Peminat Membludak, Obligasi Sosial BTN Oversubscribed 2,9 Kali Mencapai Rp2,9 Triliun

3 days ago

Trending

Kulit Hewan Kurban Dijual, Apakah Boleh?

Kulit Hewan Kurban Dijual, Apakah Boleh?

5 years ago
Foto: @Lacofcoffee

Coffee Shop Hits di Pekanbaru: Lacof Coffee Suguhkan View Danau

1 year ago

Popular

Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

1 month ago
Resep Bakso Lohoa Udang yang Gurih Segar, Cocok Disantap Saat Berbuka dan Sahur

Resep Bakso Lohoa Udang yang Gurih Segar, Cocok Disantap Saat Berbuka dan Sahur

5 years ago
Kulit Hewan Kurban Dijual, Apakah Boleh?

Kulit Hewan Kurban Dijual, Apakah Boleh?

5 years ago
Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat

Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat

4 weeks ago
BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak

BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak

3 weeks ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com