Thursday, September 10, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home Hukrim

Kasus Kerumunan, Hari Ini Ketiga Kalinya Habib Rizieq Duduk di Kursi Terdakwa

semarangterkini by semarangterkini
March 16, 2021
in Hukrim
0
Kasus Kerumunan, Hari Ini Ketiga Kalinya Habib Rizieq Duduk di Kursi Terdakwa
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

SEMARANGTERKINI.COM – Habib Rizieq Shihab akan menjalani sidang hari ini terkait kasus kerumunan dan kasus tes swab. Habib Rizieq pada tahun 2003 dan 2008 juga pernah disidang di meja hijau.

Untuk sidang hari ini, Habib Rizieq akan didakwa terkait kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat, dan kasus tes swab di Rumah Sakit Ummi Bogor. Dalam sidang ini Habib Rizieq hadir secara virtual, sedangkan sidang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (16/3/2021).

“Ya tentunya bahwa sidang digelar secara virtual. Artinya MRS (Muhammad Rizieq Shihab) tetap berada di Bareskrim Polri untuk laksanakan sidang tersebut. Lebih baik siapa pun yang akan mengikuti sidang itu, ya laksanakan sesuai ketentuan yang berlaku karena sidang virtual kegiatan-kegiatan akan dilakukan virtual juga,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono seperti dikutip dari detikcom, Senin (15/3).

Tahun 2003, Habib Rizieq pernah menjalani sidang terkait kasus penghasutan yang berawal dari aksi sweeping Front Pembela Islam (FPI). Dari sidang kasus penghasutan ini, Habib Rizieq menjadi terpidana dengan hukuman 7 bulan penjara.

Untuk tahun 2008, Habib Rizieq juga menjadi terpidana kasus penghasutan hingga berujung bentrok. Habib Rizieq dijatuhi hukuman 1 tahun 6 bulan penjara dalam kasus ini.

Berikut 2 kasus Habib Rizieq sebelumnya hingga disidang di meja hijau:

1. Kasus Penghasutan Tahun 2003

Pada 2003, Habib Rizieq pernah menjadi tersangka kasus penghasutan. Dia dijerat dengan Pasal 154 dan 160 KUHP.

Kasus ini bermula ketika sweeping FPI di tempat hiburan malam. Habib Rizieq menuding ada pejabat yang melindungi para pengusaha tempat hiburan malam itu.

Kasus ini bergulir dan masuk hingga persidangan. Habib Rizieq membacakan pleidoinya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 11 Juli 2003. Pleidoinya ini kemudian dibukukan dengan judul ‘Amar Ma’ruf Nahi Munkar, Melecehkan Hukum Agama dan Hukum Negara’.

Habib Rizieq menjadi terpidana dengan hukuman tujuh bulan penjara. Dia baru bebas dari Rutan Salemba pada November 2003.

2. Kasus Penghasutan Tahun 2008

Habib Rizieq kembali menjadi tersangka dalam kasus penghasutan pada 2008. Hasutan ini terkait dengan insiden bentrokan massa FPI dengan Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) pada 1 Juni 2008.

Kasus ini terus bergulir. Majelis hakim memvonis Habib Rizieq dengan hukuman 1 tahun 6 bulan penjara. Habib terbukti bersalah telah melakukan perbuatan penghasutan.

“Menjatuhkan pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan,” kata ketua majelis hakim Panusunan Harahap dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Jl Gadjah Mada, Jakarta, Kamis (30/10/2008).

Habib Rizieq dianggap melanggar Pasal 170 ayat 1 jo Pasal 55 KUHP. Panusunan mengatakan Habib Rizieq terbukti secara sah menganjurkan untuk melakukan kekerasan terhadap orang atau barang di muka umum secara bersama-sama.

Putusan ini lebih ringan daripada tuntutan jaksa selama 2 tahun penjara. (mg1)

Previous Post

Dolar AS Masih Menguat, Rupiah Ditekan ke Rp 14.410

Next Post

Ini 4 Jenis Vaksin Covid-19 yang Dipakai RI untuk Vaksinasi Gotong-Royong

semarangterkini

semarangterkini

Next Post

Ini 4 Jenis Vaksin Covid-19 yang Dipakai RI untuk Vaksinasi Gotong-Royong

Recommended

BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak

BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak

1 week ago
BTN Dorong Kualitas dan Keterhunian Rumah Subsidi, Perkuat Penyaluran FLPP di Jambi

BTN Dorong Kualitas dan Keterhunian Rumah Subsidi, Perkuat Penyaluran FLPP di Jambi

1 week ago

Trending

Xiaomi Siap Rilis Pad 7 dan Pad 7 Pro, Detail Spesifikasi Terungkap

Xiaomi Siap Rilis Pad 7 dan Pad 7 Pro, Detail Spesifikasi Terungkap

2 years ago
Tidak Akan Ditunda, Kenaikan PPN 12% Efektif Berlaku Januari 2025

Tidak Akan Ditunda, Kenaikan PPN 12% Efektif Berlaku Januari 2025

2 years ago

Popular

Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat

Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat

2 weeks ago
Insentif Tax Holiday untuk Industri Pionir Diperpanjang hingga 31 Desember 2025

Insentif Tax Holiday untuk Industri Pionir Diperpanjang hingga 31 Desember 2025

2 years ago
Harga Tiket Taman Safari Prigen Terbaru, Cek Sebelum Berkunjung

Harga Tiket Taman Safari Prigen Terbaru, Cek Sebelum Berkunjung

1 month ago
Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

4 weeks ago
BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak

BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak

1 week ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com