Wednesday, September 23, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Ini Tips Mengolah Daging Kurban Agar Tidak Alot

semarangterkini by semarangterkini
July 18, 2021
in Gaya Hidup
0
Ini Tips Mengolah Daging Kurban Agar Tidak Alot
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

SEMARANGTERKINI.COM – Tips mengolah daging kurban agar empuk ini perlu kamu ketahui sebelum mengolahnya. Kuncinya ada pada pemakaian bahan alami hingga proses masak yang tepat.

Mengolah daging kurban susah-susah gampang mengingat daging kurban identik alot. Hal ini lantaran jeda waktu antara proses penyembelihan dan pemasakannya begitu cepat. Misal hewan kurban disembelih pagi hari, siangnya sudah dimasak.

Hal ini membuat daging sapi maupun kambing ini tidak mengalami proses aging atau pelayuan yang penting untuk membuatnya empuk. Padahal proses ini idealnya berlangsung minimal 18 hari.

Lantas bagaimana meminimalisir kealotan daging kurban? Berikut tips oleh tiga chef ternama, seperti dikutip dari detikcom, untuk mendapatkan tips mengolah daging kurban agar empuk.

Chef Degan Septoadji (13/7) berujar mengempukkan daging bisa dengan cara direbus, presto, atau teknik sous-vide. Teknik memasak ini menggunakan kantong kedap udara berisi bahan makanan yang dimasukkan ke dalam wadah dengan air bersuhu tertentu.

“Kalau saya bikin sate kambing, kadang menggunakan buah nanas segar yang digiling kasar lalu dilumurkan pada daging. Tapi jangan kelamaan karena kalau kelamaan dagingnya hancur,” kata mantan juri MasterChef Indonesia ini.

Chef Stefu Santoso (15/7) yang merupakan Executive Chef Aprez Catering mengatakan daun pepaya bisa diandalkan untuk mengempukkan daging kurban dengan cara membungkus daging pakai daun buah tropis ini. Kemudian baluri dengan nanas yang sudah dihaluskan.

“Mengempukkan secara tradisional tentu saja menggunakan daun pepaya yang ditutup. Tapi sebenarnya tidak bisa menjamin 100 persen karena kembali lagi pada usia hewan kurban dan cara memasaknya,” katanya.

Ia menekankan lebih baik memasak daging kurban dengan cara stew alias wet cooking agar daging kurban dijamin empuk. Contoh olahannya adalah sup, gulai, semur, atau rendang.

“Lebih baik proses cooking dengan masak stew, sup, gulai, tengkleng, mau rendang juga boleh. Cara masaknya harus basah karena membantu proses pengempukkan,” katanya. Cara lain adalah dengan menggunakan bubuk tenderizer alias pengempuk daging.

Senada dengan chef Degan dan Stefu, Dimas di balik akun TikTok Dims The Meat Guy yang terkenal dengan konten seputar dagingnya juga menyarankan penggunaan pepaya dan nanas.

Tips mengolah daging kurban agar empuk menurut dirinya adalah dengan merendam daging yang alot pakai pepaya atau nanas yang sudah dihaluskan. Selain itu, daging sebenarnya perlu melalui proses aging atau pelayuan.

“Karena daging sapi atau kambing jika sehabis disembelih akan mengalami yang biasa disebut post mortem. Post mortem ini itu singkatnya terjadi perubahan reaksi kimia yang menyebabkan jaringan otot-otot hewan menjadi tegang dan jadi keras dagingnya,” pungkas Dimas. (mg1)

Previous Post

Begini Cara Hemat Data WhatsApp Untuk Telepon dan Video Call

Next Post

5 Cara Menaikkan Berat Badan Secara Sehat, Yuk Intip

semarangterkini

semarangterkini

Next Post
5 Cara Menaikkan Berat Badan Secara Sehat, Yuk Intip

5 Cara Menaikkan Berat Badan Secara Sehat, Yuk Intip

Recommended

Masalah Hunian Makin Kompleks, BTN Tantang 1.500 Inovator Bikin Gebrakan Lewat BTN Housingpreneur Batch 3

Masalah Hunian Makin Kompleks, BTN Tantang 1.500 Inovator Bikin Gebrakan Lewat BTN Housingpreneur Batch 3

12 hours ago
Ekspansi Bisnis Perbankan Digital, BTN Perkuat Kemitraan Strategis dengan Universitas Lampung

Ekspansi Bisnis Perbankan Digital, BTN Perkuat Kemitraan Strategis dengan Universitas Lampung

4 days ago

Trending

Kulit Hewan Kurban Dijual, Apakah Boleh?

Kulit Hewan Kurban Dijual, Apakah Boleh?

5 years ago
Peminat Membludak, Obligasi Sosial BTN Oversubscribed 2,9 Kali Mencapai Rp2,9 Triliun

Peminat Membludak, Obligasi Sosial BTN Oversubscribed 2,9 Kali Mencapai Rp2,9 Triliun

4 days ago

Popular

Kulit Hewan Kurban Dijual, Apakah Boleh?

Kulit Hewan Kurban Dijual, Apakah Boleh?

5 years ago
Resep Bakso Lohoa Udang yang Gurih Segar, Cocok Disantap Saat Berbuka dan Sahur

Resep Bakso Lohoa Udang yang Gurih Segar, Cocok Disantap Saat Berbuka dan Sahur

5 years ago
Developer Nakal Rugikan Konsumen dan Bank

Developer Nakal Rugikan Konsumen dan Bank

1 week ago
Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

1 month ago
Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat

Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat

4 weeks ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com