Thursday, September 10, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home Lingkungan

Waspada Ancaman Bencana Hidrometeorologi, 2025 Potensi Bencana Terjadi Sepanjang Tahun

admin by admin
November 20, 2024
in Lingkungan
0
Waspada Ancaman Bencana Hidrometeorologi, 2025 Potensi Bencana Terjadi Sepanjang Tahun
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Akhir tahun 2024 akan ditandai dengan fenomena La Nina lemah bersamaan dengan musim hujan. Di saat itu, maka seluruh daerah di Indonesia perlu mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, mengungkapkan periode ini diperkirakan berlangsung dari November hingga Desember 2024.

“Perlu kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah, seperti banjir, banjir bandang, dan longsor,” ujar Dwikoritanya.

Awal tahun 2025 juga akan diawali dengan La Nina lemah yang masih aktif hingga Maret. Puncak musim hujan diprediksi terjadi pada Januari-Februari 2025. Kondisi ini meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir pesisir (rob), angin kencang, dan petir.

“Sebanyak 67% wilayah Indonesia diperkirakan mengalami curah hujan tahunan tinggi, lebih dari 2.500 mm per tahun,” ungkapnya.

Wilayah yang terdampak terutama meliputi sebagian besar Sumatera, Kalimantan, Jawa bagian barat dan tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, sebagian Maluku, Papua Barat, dan Papua.

Dwikorita menjelaskan, dinamika perubahan iklim di Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, seperti; penyimpangan suhu muka laut di Samudra Pasifik yang memunculkan fenomena El Nino dan La Nina.

Selain itu, suhu muka laut di perairan Indonesia yang turut berperan dalam kondisi cuaca, lalu adanya Indian Ocean Dipole (IOD) akibat penyimpangan suhu muka laut di Samudra Hindia.

Faktor lainnya, adanya angin musiman (monsun) yang bertiup dari Benua Asia dan Australia. “Seluruh faktor ini memengaruhi kondisi iklim dan cuaca di Indonesia,” jelasnya.

Dwikorita memaparkan potensi bahaya cuaca ekstrem sepanjang tahun 2025, misal di Desember, Januari, Februari: Banjir, longsor, gelombang tinggi. Lalu pada Maret, April, Mei: Puting beliung, petir, hujan es.

Lalu di Juni, Juli, Agustus: Kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), gelombang tinggi. Pada September, Oktober, November: Puting beliung, hujan sporadis disertai petir dan angin kencang.

BMKG meminta masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta mempersiapkan langkah mitigasi guna mengurangi dampak bencana.

“Kesiapsiagaan adalah kunci menghadapi dinamika cuaca yang semakin tidak menentu,” kata  Dwikorita.***

Previous Post

Tolak Kenaikan PPN 12% pada 2025, 5 Juta Buruh Ancam Mogok Nasional

Next Post

Kenaikan PPN 12% Dinilai Berpotensi Memicu Efek Domino pada Ekonomi, Sektor Usaha Makin Dilematis

admin

admin

Next Post
Kenaikan PPN 12% Dinilai Berpotensi Memicu Efek Domino pada Ekonomi, Sektor Usaha Makin Dilematis

Kenaikan PPN 12% Dinilai Berpotensi Memicu Efek Domino pada Ekonomi, Sektor Usaha Makin Dilematis

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Balé by BTN Bkin Generasi Muda Makin Gampang Miliki Rumah Impian

Balé by BTN Bkin Generasi Muda Makin Gampang Miliki Rumah Impian

17 hours ago
BTN Pertahankan Peringkat Tertinggi idAAA dengan Outlook Stable dari PEFINDO

BTN Pertahankan Peringkat Tertinggi idAAA dengan Outlook Stable dari PEFINDO

2 days ago

Trending

Xiaomi Siap Rilis Pad 7 dan Pad 7 Pro, Detail Spesifikasi Terungkap

Xiaomi Siap Rilis Pad 7 dan Pad 7 Pro, Detail Spesifikasi Terungkap

2 years ago
Presiden Iran Puji Rusia di Tengah Konflik dengan AS, Putin Tegaskan Dukungan untuk Teheran

Presiden Iran Puji Rusia di Tengah Konflik dengan AS, Putin Tegaskan Dukungan untuk Teheran

1 week ago

Popular

Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat

Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat

2 weeks ago
Insentif Tax Holiday untuk Industri Pionir Diperpanjang hingga 31 Desember 2025

Insentif Tax Holiday untuk Industri Pionir Diperpanjang hingga 31 Desember 2025

2 years ago
Harga Tiket Taman Safari Prigen Terbaru, Cek Sebelum Berkunjung

Harga Tiket Taman Safari Prigen Terbaru, Cek Sebelum Berkunjung

1 month ago
Dolar AS Pagi Ini Menguat, Tekan Rupiah ke Level Rp 14.105

Dolar AS Pagi Ini Berada di Level Rp 14.601

5 years ago
Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

4 weeks ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com