Saturday, September 12, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home Nasional

PHK Global Panasonic Tak Berdampak ke Indonesia, Pabrik Tetap Jadi Basis Ekspor

admin by admin
May 13, 2025
in Nasional
0
PHK Global Panasonic Tak Berdampak ke Indonesia, Pabrik Tetap Jadi Basis Ekspor
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan bahwa pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran yang dilakukan Panasonic Holdings secara global, tidak berdampak pada operasional perusahaan di Indonesia.

Dilansir dari republika.co.id, Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arif, menyampaikan bahwa Indonesia justru tetap menjadi salah satu basis produksi utama Panasonic di kawasan Asia Tenggara.

“PHK yang terjadi di Panasonic Holdings tidak berdampak pada operasional Panasonic di Indonesia. Bahkan, pabrik di Indonesia menjadi basis ekspor ke lebih dari 80 negara, yang mencerminkan daya saing industri elektronik nasional yang kuat,” kata Febri,  Selasa 13 Mei 2025.

Meski demikian, ia mengakui bahwa saat ini tingkat utilisasi industri elektronik nasional masih berada pada level rendah, yaitu 50,64% pada kuartal I 2025. Sebagai perbandingan, sebelum pandemi Covid-19 utilisasi sektor ini sempat mencapai 75,6%.

Febri menilai, kondisi tersebut menjadi pengingat bagi pelaku industri dan pekerja untuk terus melakukan adaptasi dan transformasi agar mampu bertahan dalam persaingan global.

“Persaingan di sektor elektronik makin ketat. Transformasi teknologi, peningkatan produktivitas, dan efisiensi operasional adalah kunci untuk tetap kompetitif,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah berkomitmen mendorong peningkatan utilisasi industri melalui berbagai langkah strategis. Salah satunya dengan memberikan perlindungan terhadap pasar dalam negeri dari serbuan produk elektronik impor, menjaga investasi yang telah ada, serta menarik investasi baru.

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar sebagai pasar domestik yang kuat.

“Pasar dalam negeri kita adalah salah satu yang terbesar di Asia Tenggara. Pemerintah juga terus mendorong penguatan industri melalui kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN),” jelasnya.

Febri juga menegaskan bahwa Asia Tenggara, termasuk Indonesia, kini menjadi salah satu pilar pertumbuhan ekonomi global. Karena itu, menjaga stabilitas industri dan meningkatkan daya saing merupakan bagian dari agenda prioritas pemerintah.

Sebagai bentuk dukungan, Kemenperin terus mendorong produktivitas industri elektronik lewat program pelatihan tenaga kerja, pemberian insentif, hingga penguatan ekosistem manufaktur berbasis teknologi tinggi.

“Dengan sinergi yang kuat antara pelaku industri dan pemerintah, kami optimistis sektor elektronik Indonesia akan terus tumbuh dan memberikan kontribusi besar bagi perekonomian nasional,” tutup Febri.***

Previous Post

Harga Emas Pegadaian 12 Mei 2025, Hanya Antam 0,5 yang Gram Naik Tipis

Next Post

TNI AD Semprot Mikroba PA 63 untuk Menetralisir Limbah Pasar Induk Gedebage

admin

admin

Next Post
TNI AD Semprot Mikroba PA 63 untuk Menetralisir Limbah Pasar Induk Gedebage

TNI AD Semprot Mikroba PA 63 untuk Menetralisir Limbah Pasar Induk Gedebage

Recommended

BTN Percepat Beyond Mortgage, Porsi Kredit Non-Perumahan Dibidik 30%

BTN Percepat Beyond Mortgage, Porsi Kredit Non-Perumahan Dibidik 30%

18 hours ago
Balé by BTN Bkin Generasi Muda Makin Gampang Miliki Rumah Impian

Balé by BTN Bkin Generasi Muda Makin Gampang Miliki Rumah Impian

2 days ago

Trending

WFP Sebut Kelaparan Massal Terjadi di Gaza Utara

WFP Sebut Kelaparan Massal Terjadi di Gaza Utara

2 years ago
Dolar AS Pagi Ini Menguat, Tekan Rupiah ke Level Rp 14.105

Dolar AS Pagi Ini Berada di Level Rp 14.601

5 years ago

Popular

Harga Tiket Taman Safari Prigen Terbaru, Cek Sebelum Berkunjung

Harga Tiket Taman Safari Prigen Terbaru, Cek Sebelum Berkunjung

1 month ago
Dolar AS Pagi Ini Menguat, Tekan Rupiah ke Level Rp 14.105

Dolar AS Pagi Ini Berada di Level Rp 14.601

5 years ago
Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

4 weeks ago
Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat

Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat

3 weeks ago
BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak

BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak

2 weeks ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com