Friday, September 11, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home Teknologi

Konsumen “Ngerem” Belanja Meski Transaksi Naik — Tren Belanja Online 2025 Survei Jakpat

admin by admin
August 8, 2025
in Teknologi
0
Konsumen “Ngerem” Belanja Meski Transaksi Naik — Tren Belanja Online 2025 Survei Jakpat
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Tren belanja online di Indonesia pada paruh pertama 2025 menunjukkan perubahan signifikan.

Konsumen kini lebih fokus pada kebutuhan pokok dan mulai mengurangi belanja produk sekunder seperti fesyen dan elektronik.

Hal ini tercermin dalam survei terbaru yang dirilis Jakpat, yang melibatkan 2.283 responden dari kalangan Gen Z, Milenial, hingga Gen X.

Jakpat mencatat bahwa 95% responden melakukan transaksi online selama semester I 2025, meningkat 4% dibandingkan tahun lalu.

Sebanyak 88% responden berbelanja melalui platform e-commerce, sementara 17% memilih platform quick-commerce untuk memenuhi kebutuhan harian mereka.

Jumlah Transaksi Naik, Pengeluaran Rata-rata Turun

Meski jumlah pembeli online meningkat, pengeluaran rata-rata per orang justru menurun.

Data menunjukkan bahwa rata-rata belanja bulanan melalui e-commerce turun 13% menjadi Rp470.516 dari Rp543.250 pada semester pertama 2024.

“Nilai transaksi per orang cenderung mengecil, terutama untuk produk sekunder seperti fashion dan elektronik,” kata Head of Research Jakpat, Aska Primardi, dalam keterangan tertulis.

Shopee masih menjadi platform e-commerce paling dominan, dengan peningkatan pengguna dari 79% menjadi 84%.

Konsumen “Ngerem” Belanja Meski Transaksi Naik — Tren Belanja Online 2025 Survei Jakpat
Sumber data: Jekpat.

TikTok Shop menyusul di posisi kedua, naik dari 40% menjadi 46% dalam setahun terakhir.

Sebaliknya, pengeluaran melalui quick-commerce justru melonjak 36%, dari Rp215.816 menjadi Rp293.922. Platform seperti Alfagift mencatat lonjakan signifikan, dari 31% ke 66%.

Sedangkan Klik Indomaret dan GrabMart juga mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar 17% dan 16%.

“Quick-commerce memang lebih sering digunakan untuk pembelian kebutuhan harian seperti makanan, minuman, dan barang rumah tangga. Frekuensinya tinggi, tapi nominal per transaksi relatif kecil,” ujar Aska.

Dia menilai bahwa tren ini mencerminkan sikap konsumen yang lebih berhati-hati dalam mengelola keuangan. Mereka lebih memprioritaskan belanja kebutuhan pokok dan menekan pengeluaran untuk produk non-prioritas.

“Jika pun membeli produk sekunder, konsumen akan mencari harga yang paling terjangkau. Saat ini, produk impor lebih diminati karena harganya lebih murah dibandingkan produk lokal,” jelasnya.

Kondisi ini, menurut Aska, menjadi tantangan serius bagi pelaku UMKM lokal. Daya saing mereka dari sisi harga semakin tertekan di tengah melemahnya daya beli masyarakat.***

Previous Post

Harga Emas Antam Hari Ini “Melompat” Hampir Sentuh Rp2 Juta per Gram

Next Post

Resep Daging Sapi Pada Hitam: Lezat, Kaya Rempah, dan Bikin Nagih!

admin

admin

Next Post
Resep Daging Sapi Pada Hitam: Lezat, Kaya Rempah, dan Bikin Nagih!

Resep Daging Sapi Pada Hitam: Lezat, Kaya Rempah, dan Bikin Nagih!

Recommended

Balé by BTN Bkin Generasi Muda Makin Gampang Miliki Rumah Impian

Balé by BTN Bkin Generasi Muda Makin Gampang Miliki Rumah Impian

1 day ago
BTN Pertahankan Peringkat Tertinggi idAAA dengan Outlook Stable dari PEFINDO

BTN Pertahankan Peringkat Tertinggi idAAA dengan Outlook Stable dari PEFINDO

2 days ago

Trending

Menu Pilihan di Akhir Bulan: Tumis Tahu Bunga Bawang, Intip Cara Masaknya

Naik Rp 10.000, Ini Rincian Harga Emas Antam 1 April 2021

5 years ago
BMW S 1000 RR 2027 Siap Mengaspal, Usung Winglet dan Teknologi Sasis M

BMW S 1000 RR 2027 Siap Mengaspal, Usung Winglet dan Teknologi Sasis M

6 days ago

Popular

Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat

Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat

2 weeks ago
BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak

BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak

1 week ago
Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

4 weeks ago
Insentif Tax Holiday untuk Industri Pionir Diperpanjang hingga 31 Desember 2025

Insentif Tax Holiday untuk Industri Pionir Diperpanjang hingga 31 Desember 2025

2 years ago
AS Perketat Robot Humanoid China, Trump Buka Babak Baru Perang Teknologi

AS Perketat Robot Humanoid China, Trump Buka Babak Baru Perang Teknologi

1 month ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com