Tuesday, September 1, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home Ekbis

Negara Konflik Kuasai 43 Persen Pasokan Minyak Dunia pada 2026

admin by admin
August 29, 2026
in Ekbis
0
Negara Konflik Kuasai 43 Persen Pasokan Minyak Dunia pada 2026
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Pasokan minyak dunia menghadapi tekanan besar pada 2026 setelah sekitar 43 persen produksi global berasal dari negara-negara yang sedang terdampak konflik bersenjata dan krisis geopolitik. Berdasarkan kalkulasi Reuters menggunakan data International Energy Agency (IEA), negara-negara tersebut menghasilkan sekitar 45 juta barel minyak per hari berdasarkan tingkat produksi 2025.

Tekanan terhadap pasar energi global semakin kuat setelah konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel dengan Iran berlangsung selama enam bulan. Situasi di Timur Tengah menambah daftar gangguan yang sebelumnya juga dipengaruhi perang Rusia-Ukraina, konflik Libya, serta pembatasan ekspor minyak Venezuela akibat sanksi Amerika Serikat.

Besarnya produksi dari negara-negara yang menghadapi konflik membuat setiap gangguan terhadap fasilitas maupun jalur distribusi berpotensi langsung memengaruhi pasar. Di kawasan Teluk, guncangan pasokan diperkirakan mencapai 5 juta hingga 7 juta barel per hari.

Sejumlah langkah dilakukan untuk mempertahankan aliran minyak dari kawasan tersebut. Arab Saudi antara lain mengalihkan sebagian jalur pengiriman melalui Laut Merah, sementara eksportir Teluk menghadapi hambatan pengiriman akibat blokade di Selat Hormuz.

Konflik Ukraina Ikut Tekan Kapasitas Kilang

Gangguan terhadap pasokan minyak dunia tidak hanya bersumber dari kawasan Timur Tengah. Perang Rusia-Ukraina turut memengaruhi produksi dan aktivitas penyulingan, termasuk di Kazakstan. Konflik Libya dan pembatasan ekspor Venezuela semakin menambah tekanan terhadap ketersediaan minyak global.

Gabungan konflik di kawasan Teluk dan Ukraina diperkirakan telah memangkas sekitar sepersepuluh kapasitas kilang minyak global. Serangan Ukraina terhadap jaringan kilang hingga wilayah Omsk juga memicu kelangkaan bahan bakar di Rusia, sehingga Moskow memberlakukan larangan ekspor bensin dan diesel.

Keterbatasan tersebut meningkatkan ketergantungan pasar terhadap minyak Amerika Serikat. Namun, produksi AS juga beberapa kali menghadapi gangguan akibat cuaca ekstrem, sementara harga diesel di negara tersebut dilaporkan mencapai level tertinggi meskipun fasilitas penyulingan beroperasi pada kapasitas puncak.

Tekanan harga bahan bakar kemudian merambat ke perekonomian. Kenaikan biaya energi menjadi salah satu faktor yang mendorong inflasi dan tingginya suku bunga pinjaman di berbagai negara.

IEA sebelumnya telah melepas cadangan minyak darurat dalam jumlah besar sebagai upaya meredam guncangan pasokan. Namun, pelepasan cadangan tersebut dilaporkan mulai melandai dan mendekati akhir ketika stok minyak global terus mengalami penurunan.

Previous Post

Danantara Housing Expo Perkuat Ekosistem Perumahan, BTN Dorong KPR Makin Terjangkau

Next Post

4 Mobil Panoramic Sunroof di Bawah Rp500 Juta, dari MPV hingga Crossover

admin

admin

Next Post
4 Mobil Panoramic Sunroof di Bawah Rp500 Juta, dari MPV hingga Crossover

4 Mobil Panoramic Sunroof di Bawah Rp500 Juta, dari MPV hingga Crossover

Recommended

BTN Dorong Kualitas dan Keterhunian Rumah Subsidi, Perkuat Penyaluran FLPP di Jambi

BTN Dorong Kualitas dan Keterhunian Rumah Subsidi, Perkuat Penyaluran FLPP di Jambi

2 days ago
4 Mobil Panoramic Sunroof di Bawah Rp500 Juta, dari MPV hingga Crossover

4 Mobil Panoramic Sunroof di Bawah Rp500 Juta, dari MPV hingga Crossover

2 days ago

Trending

Insentif Tax Holiday untuk Industri Pionir Diperpanjang hingga 31 Desember 2025

Insentif Tax Holiday untuk Industri Pionir Diperpanjang hingga 31 Desember 2025

2 years ago
Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat

Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat

7 days ago

Popular

Harga Tiket Taman Safari Prigen Terbaru, Cek Sebelum Berkunjung

Harga Tiket Taman Safari Prigen Terbaru, Cek Sebelum Berkunjung

1 month ago
Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

2 weeks ago
AS Perketat Robot Humanoid China, Trump Buka Babak Baru Perang Teknologi

AS Perketat Robot Humanoid China, Trump Buka Babak Baru Perang Teknologi

4 weeks ago
Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat

Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat

7 days ago
Insentif Tax Holiday untuk Industri Pionir Diperpanjang hingga 31 Desember 2025

Insentif Tax Holiday untuk Industri Pionir Diperpanjang hingga 31 Desember 2025

2 years ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com