Thursday, October 8, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home Traveling

Fodor’s Sebut Bali Destinasi Tak Layak Dikunjungi, Ini Respon Kemen Pariwisata

admin by admin
November 26, 2024
in Traveling
0
Fodor’s Sebut Bali Destinasi Tak Layak Dikunjungi, Ini Respon Kemen Pariwisata
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Bali, sebagai salah satu destinasi wisata terpopuler di dunia, kini menghadapi tantangan serius terkait distribusi wisatawan.

Kepadatan turis di wilayah Bali selatan memicu kekhawatiran, hingga Fodor’s—penerbit panduan perjalanan asal Amerika—memasukkan Bali dalam daftar destinasi tak layak dikunjungi pada 2025.

Namun, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa padatnya turis di Bali bukan karena jumlah wisatawan yang berlebihan, melainkan akibat penyebaran yang belum merata. Ia menyebut Bali utara dan barat memiliki potensi wisata yang belum tergali secara optimal.

“Kementerian Pariwisata tidak tinggal diam,” ujar Widiyanti dalam keterangan tertulisnya di kutip Senin, 24 November 2024.

Untuk mengatasi ketimpangan ini, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) meluncurkan program Paket Wisata 3B yang mencakup Banyuwangi, Bali Barat, dan Bali Utara. Program ini menawarkan ragam destinasi unik, mulai dari alam, budaya, hingga desa wisata.

Di Bali Utara, wisatawan dapat mengunjungi Desa Wisata Tembok, Desa Wisata Les, Pantai Lovina, hingga Pemuteran. Kabupaten Jembrana di Bali Barat juga menawarkan keindahan Taman Nasional Bali Barat yang menjadi habitat burung jalak Bali.

Sementara di Banyuwangi, daya tarik seperti Desa Wisata Kemiren, G-Land, Alas Purwo, dan Kawah Ijen semakin memperkaya pilihan wisata.

“Paket ini mengintegrasikan berbagai daya tarik khas setiap daerah, sehingga wisatawan memiliki pengalaman yang beragam dan unik,” tambah Widiyanti.

Kemenpar juga mengadakan diskusi dengan komunitas lokal dan melibatkan wartawan nasional maupun asing untuk mengeksplorasi destinasi di Bali Utara. Langkah ini diharapkan mampu menarik perhatian wisatawan global sekaligus mengembangkan pariwisata berkelanjutan.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Hariyanto, menekankan pentingnya kebijakan yang melindungi budaya, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Kami meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah dan pelaku industri pariwisata untuk menangani isu sampah, polusi, serta tekanan sosial akibat pariwisata,” ujarnya.

Kemenpar juga mendorong penerapan “manajemen destinasi” yang mendistribusikan wisatawan ke seluruh Bali dan ke lima Destinasi Super Prioritas (Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang). Selain itu, langkah tegas akan diambil terhadap wisatawan yang melanggar hukum, norma, dan adat setempat.

“Dengan berbagai inisiatif ini, kami optimistis dapat mengurangi ketimpangan wisata, menjadikan Bali lebih berkelanjutan, serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat lokal,” tutup Widiyanti.***

Previous Post

Pantau Terus Bawang dan Daging Ayam, Daerah Perlu Waspadai Kenaikan Harga Pangan Jelang Nataru

Next Post

Belajar dari Pelajaran dari Krisis 1998, Begini Cara Habibie Atasi Krisis hingga Rupiah Mampu Taklukkan Dolar

admin

admin

Next Post
Belajar dari Pelajaran dari Krisis 1998, Begini Cara Habibie Atasi Krisis hingga Rupiah Mampu Taklukkan Dolar

Belajar dari Pelajaran dari Krisis 1998, Begini Cara Habibie Atasi Krisis hingga Rupiah Mampu Taklukkan Dolar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi AAA(idn) BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah Jadi Kunci

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi AAA(idn) BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah Jadi Kunci

2 days ago
BTN Housingpreneur Dorong Desain Hunian Estetik yang Bernilai Bisnis

BTN Housingpreneur Dorong Desain Hunian Estetik yang Bernilai Bisnis

4 days ago

Trending

“Jaga Zapin” Terbukti Efektif jaga Stabilitas Harga TBS Kelapa Sawit Riau

“Jaga Zapin” Terbukti Efektif jaga Stabilitas Harga TBS Kelapa Sawit Riau

2 years ago
Hari Buruh, Cabut Omnibus Law hingga Tolak Upah Murah Jadi Tuntutan Utama Kaum Buruh

Hari Buruh, Cabut Omnibus Law hingga Tolak Upah Murah Jadi Tuntutan Utama Kaum Buruh

2 years ago

Popular

Pengangkatan Pejabat Baru di Kejaksaan Tinggi NTT, Berikut Pesan Kajati

Pengangkatan Pejabat Baru di Kejaksaan Tinggi NTT, Berikut Pesan Kajati

2 years ago
Kimia Farma Tunda Penjualan Vaksin Hari Ini

Kimia Farma Tunda Penjualan Vaksin Hari Ini

5 years ago
Penghujung Tahun 2021, Khas Pekanbaru, RS Hermina, dan JKC Adakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Penghujung Tahun 2021, Khas Pekanbaru, RS Hermina, dan JKC Adakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

5 years ago
Sejarah Perkembangan Olahraga untuk Atlet Penyandang Disabilitas

Sejarah Perkembangan Olahraga untuk Atlet Penyandang Disabilitas

2 years ago
“Jaga Zapin” Terbukti Efektif jaga Stabilitas Harga TBS Kelapa Sawit Riau

“Jaga Zapin” Terbukti Efektif jaga Stabilitas Harga TBS Kelapa Sawit Riau

2 years ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com