Thursday, October 8, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Tips Buang Masker Bedah Saat Isolasi Mandiri agar Tak Tularkan Corona

semarangterkini by semarangterkini
February 19, 2021
in Gaya Hidup, Nasional
0
Tips Buang Masker Bedah Saat Isolasi Mandiri agar Tak Tularkan Corona
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

SEMARANGTERKINI.COM–Masker bedah yang telah dipakai oleh pasien COVID-19 bisa menjadi media penularan virus Corona. Oleh karena itu, masker ini tidak boleh dibuang secara asal-asalan.

Ketua Sub Bidang Penanganan Limbah Medis Bidang Penanganan Kesehatan Satgas COVID-19, Dr dr Lia G Partakusuma, SpPK, MM, MARS, mengatakan bahwa ada tata cara tersendiri dalam membuang masker bedah bekas bagi pasien COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri.

Pertama, masker bedah harus didisinfeksi terlebih dahulu sebelum dibuang, bisa dengan cara direndam di dalam larutan detergen. “Kemudian kita gunting, kita rusak termasuk talinya. Itu supaya tidak ada oknum yang menyalahgunakan masker tersebut sehingga dijual lagi,” ucap dr Lia dalam konferensi pers BNPB, Jumat (19/2/2021).

Selanjutnya, kata dr Lia, masker bekas tersebut dimasukkan ke dalam kantong kertas atau plastik ramah lingkungan dan diberi tulisan ‘infeksius’. Tempat sampahnya pun tidak boleh sembarangan, sebaiknya masker bedah bekas dibuang di dalam tempat sampah berwarna kuning khusus untuk limbah medis.

“Sebaiknya dikumpulkan di tempat sampah khusus nanti akan diangkut dan dikelola sebagai limbah medis, dari pihak ketiga atau puskesmas yang akan mengolahnya,” jelasnya.

Berikut detail urutan tata cara pengolahan masker bedah bekas bagi pasien COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri, seperti dijelaskan oleh dr Lia.

  1. Sediakan wadah sementara untuk masker bekas pakai (tertutup)
  2. Disinfeksi masker dengan cara direndam di larutan klorin, detergen, atau sabun
  3. Rusak masker dan talinya dengan cara digunting, kemudian masukkan ke dalam kantong kertas atau plastik ramah lingkungan dan beri tulisan ‘infeksius’
  4. Buang masker bekas tersebut ke dalam tempat sampah khusus berwarna kuning khusus limbah medis
  5. Petugas desa, kelurahan, kecamatan, dinas lingkungan hidup, atau kebersihan akan mengangkut sampah tersebut
  6. Limbah medis sementara akan disimpan di puskesmas
  7. Pihak ketiga atau dari pemerintah daerah akan mengangkut limbah medis di puskesmas
  8. Pengolahan limbah medis akan dilakukan oleh pemerintah daerah.

Hal ini penting untuk dipahami adalah bahwa limbah masker bisa berbahaya jika tidak dikelola dengan baik, karena virus Corona COVID-19 disebut dapat bertahan cukup lama di bagian dalam masker bedah.

Menurut Ratih Asmara Ningrum dari Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), virus Corona dapat bertahan hidup selama 7 hari di permukaan bagian dalam masker bedah.

“Masker bedah di bagian dalam itu 7 hari dan di permukaan bagian luarnya ternyata lebih dari 7 hari stabilitas virusnya,” kata Ratih dalam webinar yang diadakan oleh LIPI, Selasa (16/2/2021).(detikcom)

Previous Post

Update Covid-19 di Kabupaten Tegal, Terkonfirmasi Saat Ini 4.701 Kasus

Next Post

Pasar Puri Indah dan Meruya Ilir Jakbar Tergenang Banjir, Kendaraan Tak Bisa Melintas

semarangterkini

semarangterkini

Next Post
Pasar Puri Indah dan Meruya Ilir Jakbar Tergenang Banjir, Kendaraan Tak Bisa Melintas

Pasar Puri Indah dan Meruya Ilir Jakbar Tergenang Banjir, Kendaraan Tak Bisa Melintas

Recommended

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi AAA(idn) BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah Jadi Kunci

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi AAA(idn) BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah Jadi Kunci

3 days ago
BTN Housingpreneur Dorong Desain Hunian Estetik yang Bernilai Bisnis

BTN Housingpreneur Dorong Desain Hunian Estetik yang Bernilai Bisnis

4 days ago

Trending

“Jaga Zapin” Terbukti Efektif jaga Stabilitas Harga TBS Kelapa Sawit Riau

“Jaga Zapin” Terbukti Efektif jaga Stabilitas Harga TBS Kelapa Sawit Riau

2 years ago
Hari Buruh, Cabut Omnibus Law hingga Tolak Upah Murah Jadi Tuntutan Utama Kaum Buruh

Hari Buruh, Cabut Omnibus Law hingga Tolak Upah Murah Jadi Tuntutan Utama Kaum Buruh

2 years ago

Popular

Pengangkatan Pejabat Baru di Kejaksaan Tinggi NTT, Berikut Pesan Kajati

Pengangkatan Pejabat Baru di Kejaksaan Tinggi NTT, Berikut Pesan Kajati

2 years ago
Kimia Farma Tunda Penjualan Vaksin Hari Ini

Kimia Farma Tunda Penjualan Vaksin Hari Ini

5 years ago
Penghujung Tahun 2021, Khas Pekanbaru, RS Hermina, dan JKC Adakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Penghujung Tahun 2021, Khas Pekanbaru, RS Hermina, dan JKC Adakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

5 years ago
Sejarah Perkembangan Olahraga untuk Atlet Penyandang Disabilitas

Sejarah Perkembangan Olahraga untuk Atlet Penyandang Disabilitas

2 years ago
“Jaga Zapin” Terbukti Efektif jaga Stabilitas Harga TBS Kelapa Sawit Riau

“Jaga Zapin” Terbukti Efektif jaga Stabilitas Harga TBS Kelapa Sawit Riau

2 years ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com