Saturday, September 12, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home Ekbis

Harga Emas Masih Tertekan, Berisiko Anjlok ke US$ 2.850

admin by admin
March 3, 2025
in Ekbis
0
Harga Emas Masih Tertekan, Berisiko Anjlok ke US$ 2.850
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Harga emas masih berada dalam tren bearish dan berisiko turun hingga ke level US$2.850. Tekanan ini dipicu oleh berbagai sentimen negatif, termasuk kebijakan tarif terbaru Amerika Serikat (AS), ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina, serta data ekonomi AS yang akan dirilis, terutama Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur ISM.

Pada perdagangan terbaru, harga emas tercatat naik tipis 0,15% menjadi US$ 2.863,1. Namun, secara keseluruhan, harga emas telah melemah 3% sejak mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di US$ 2.956 pekan lalu.

Analis Dupoin Indonesia, Andy Nugraha, menjelaskan bahwa tekanan pada harga emas diperparah oleh kebijakan perdagangan Presiden AS, Donald Trump. Trump menegaskan akan menerapkan tarif baru untuk Meksiko dan Kanada mulai 4 Maret serta menaikkan tarif impor dari China hingga total 20%.

“Kebijakan ini mengecewakan pasar yang sebelumnya berharap ada penundaan dalam penerapan tarif tersebut,” ujar Andy, Senin (3/3/2025).

Dari sisi teknikal, Andy menambahkan bahwa kombinasi pola candlestick dan indikator Moving Average masih menunjukkan dominasi tren bearish. Dengan demikian, harga emas berpotensi turun hingga ke level US$ 2.850.

Meski demikian, Andy juga menilai bahwa jika terjadi rebound dari level tersebut, harga emas dapat bergerak naik dan mencapai target terdekat di US$ 2.877.

Di sisi fundamental, ketidakpastian global yang berlanjut, terutama akibat konflik Rusia-Ukraina, masih menjadi faktor pendukung emas sebagai aset safe haven. Pada sesi perdagangan Asia hari ini, harga emas sempat menyentuh US$ 2.870 seiring dengan minat beli yang meningkat.

Pelaku pasar kini menantikan rilis data PMI Manufaktur ISM AS untuk mendapatkan gambaran lebih lanjut mengenai kondisi ekonomi. Data sebelumnya menunjukkan kenaikan 2,5% secara tahunan (year-on-year), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang mencatat angka 2,6%. Sementara itu, indeks PCE inti juga turun menjadi 2,6% dari 2,9% pada Desember.

Dengan kombinasi faktor teknikal dan fundamental ini, pergerakan harga emas dalam waktu dekat masih akan sangat bergantung pada perkembangan kebijakan perdagangan AS dan dinamika ekonomi global.

Sumber: Investor.id

Previous Post

Es Pisang Ijo Cocok untuk Buka Puasa, Ini Resep dan Cara Membuatnya

Next Post

PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 53,6 di Februari, Kontras dengan Gelombang PHK

admin

admin

Next Post
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 53,6 di Februari, Kontras dengan Gelombang PHK

PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 53,6 di Februari, Kontras dengan Gelombang PHK

Recommended

BTN Percepat Beyond Mortgage, Porsi Kredit Non-Perumahan Dibidik 30%

BTN Percepat Beyond Mortgage, Porsi Kredit Non-Perumahan Dibidik 30%

18 hours ago
Balé by BTN Bkin Generasi Muda Makin Gampang Miliki Rumah Impian

Balé by BTN Bkin Generasi Muda Makin Gampang Miliki Rumah Impian

2 days ago

Trending

WFP Sebut Kelaparan Massal Terjadi di Gaza Utara

WFP Sebut Kelaparan Massal Terjadi di Gaza Utara

2 years ago
Dolar AS Pagi Ini Menguat, Tekan Rupiah ke Level Rp 14.105

Dolar AS Pagi Ini Berada di Level Rp 14.601

5 years ago

Popular

Harga Tiket Taman Safari Prigen Terbaru, Cek Sebelum Berkunjung

Harga Tiket Taman Safari Prigen Terbaru, Cek Sebelum Berkunjung

1 month ago
Dolar AS Pagi Ini Menguat, Tekan Rupiah ke Level Rp 14.105

Dolar AS Pagi Ini Berada di Level Rp 14.601

5 years ago
Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

4 weeks ago
Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat

Laba BTN Melesat hingga Juli 2026, Kontribusi Sosial Terus Diperkuat

3 weeks ago
BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak

BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak

2 weeks ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com