Sunday, August 16, 2026
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim
No Result
View All Result
SEMARANGTERKINI.COM
No Result
View All Result
Home Ekbis

RI Catat Pertumbuhan 5,11%, Dunia Usaha Soroti Daya Saing Industri

admin by admin
February 7, 2026
in Ekbis
0
RI Catat Pertumbuhan 5,11%, Dunia Usaha Soroti Daya Saing Industri
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

Perekonomian Indonesia menunjukkan kinerja positif sepanjang 2025 dengan pertumbuhan 5,11 persen (year-on-year/yoy). Angka ini sedikit lebih tinggi dibanding 2024, yang tumbuh 5,03 persen, dan merupakan capaian tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Namun para pelaku usaha menilai pemerintah perlu mempercepat peningkatan produktivitas sektor industri agar momentum ini bisa berlanjut dan ekonomi tumbuh lebih berkualitas.

Data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi RI didukung kuat oleh konsumsi rumah tangga serta investasi yang tetap solid. Serapan belanja masyarakat yang kuat menjadi mesin utama pertumbuhan, sementara investasi domestik maupun asing juga memberikan sumbangsih penting.

Seiring dengan angka pertumbuhan yang menggembirakan, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mengingatkan bahwa ekonomi yang hanya bertumpu pada konsumsi dan investasi tanpa peningkatan produktivitas industri bisa menghadirkan tantangan baru di masa depan. Para pengusaha menilai sektor riil—terutama manufaktur—harus lebih kompetitif agar penciptaan lapangan kerja dan kontribusi industri terhadap produk domestik bruto (PDB) dapat meningkat.

Menurut perwakilan Kadin, pertumbuhan ekonomi yang kuat semestinya diikuti oleh perbaikan output industri, penyerapan tenaga kerja, dan inovasi teknologi di sektor manufaktur. Industri yang produktif dapat membantu memperkuat daya saing produk lokal di pasar domestik maupun internasional.

Namun, tantangan masih membayangi sektor industri. Beberapa pengusaha menyebutkan persoalan seperti biaya energi yang relatif tinggi, akses pembiayaan yang belum optimal di kalangan UMKM industri, serta tekanan persaingan produk impor yang sering masuk dengan harga murah (predatory pricing). Kondisi ini dinilai bisa mengurangi daya saing industri dalam negeri jika tidak segera diatasi.

Selain itu, pengusaha berharap adanya kepastian regulasi yang konsisten serta insentif untuk adopsi teknologi baru dan riset dan pengembangan (R&D) agar produktivitas industri dapat meningkat secara signifikan.

Kontribusi Sektor Lain dalam Pertumbuhan Ekonomi

Walaupun sektor industri menjadi fokus perbaikan, pendorong utama pertumbuhan tetap berasal dari sisi permintaan domestik. Konsumsi rumah tangga memberikan andil besar terhadap keseluruhan pertumbuhan, sementara investasi yang kuat membantu menopang ekspansi ekonomi di berbagai sektor.

Permintaan domestik yang kuat mencerminkan peningkatan mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi sehari-hari seperti belanja, transportasi, dan layanan jasa. Hal ini menunjukkan bahwa fundamental ekonomi Indonesia relatif sehat meskipun menghadapi tekanan global seperti fluktuasi harga komoditas dan ketidakpastian pasar internasional.

Mengoptimalkan Pertumbuhan Ekonomi RI

Pakar ekonomi menilai angka 5,11 persen menunjukkan ketahanan ekonomi Indonesia di tengah tantangan global. Walaupun pertumbuhan ini masih sedikit di bawah target pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), capaian tersebut tetap dianggap stabil.

Untuk masa depan, pengusaha dan analis ekonomi sepakat bahwa peningkatan produktivitas industri tidak hanya akan membantu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, tetapi juga menciptakan basis ekonomi yang lebih kuat, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi.

Previous Post

Gajah Sumatera Ditemukan Tewas di Konsesi Industri, Ini Langkah Kemenhut

Next Post

Di Balik Loyang Panas, Ada Ketekunan yang Tak Pernah Padam

admin

admin

Next Post
Di Balik Loyang Panas, Ada Ketekunan yang Tak Pernah Padam

Di Balik Loyang Panas, Ada Ketekunan yang Tak Pernah Padam

Recommended

Harga Buyback Emas Antam Makin Tinggi, Naik Rp151 Ribu Sejak Awal 2026

Harga Buyback Emas Antam Makin Tinggi, Naik Rp151 Ribu Sejak Awal 2026

6 days ago
Timnas Indonesia Gagal, PSSI Siapkan Evaluasi Total untuk Piala Asia 2027

Timnas Indonesia Gagal, PSSI Siapkan Evaluasi Total untuk Piala Asia 2027

6 days ago

Trending

Anggaran Kementerian Agama Dipotong Hingga Rp14 Triliun, Nasaruddin Umar Bisa Berbuat Apa?

Anggaran Kementerian Agama Dipotong Hingga Rp14 Triliun, Nasaruddin Umar Bisa Berbuat Apa?

2 years ago
Perang Dagang China dan AS Terus Makin Panas, China Naikkan Tarif Hingga 125% untuk Amerika Serikat

Perang Dagang China dan AS Terus Makin Panas, China Naikkan Tarif Hingga 125% untuk Amerika Serikat

1 year ago

Popular

HeHa Sky View Jogja, Destinasi Wisata Hits dengan Panorama Memukau

HeHa Sky View Jogja, Destinasi Wisata Hits dengan Panorama Memukau

4 weeks ago
Negara Harus Beri Efek Takut Kepada Koruptor

Negara Harus Beri Efek Takut Kepada Koruptor

1 month ago
Menjelajah Taman Bunga Celosia Semarang, Destinasi Instagramable Berlatar Gunung Ungaran

Menjelajah Taman Bunga Celosia Semarang, Destinasi Instagramable Berlatar Gunung Ungaran

1 month ago
Suzuki XL7 Hybrid Alpha Kuro, SUV Hybrid dengan Tampilan Lebih Eksklusif

Suzuki XL7 Hybrid Alpha Kuro, SUV Hybrid dengan Tampilan Lebih Eksklusif

1 month ago
Ledakan Mortir Tewaskan 3 Warga Bandung Barat, Diduga Saat Memulung Amunisi Bekas

Ledakan Mortir Tewaskan 3 Warga Bandung Barat, Diduga Saat Memulung Amunisi Bekas

1 month ago
SEMARANGTERKINI.COM

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com

  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Semarang
  • Internasional
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Hukrim

Copyright © 2026. SemarangTerkini.com